HALO SEMARANG — Keluarga Alumni PIKA (KAPIKA) resmi memperkenalkan agenda besar tahunan WOODFEST 2025 dalam acara Gathering dan Seminar DPD HIMKI Semarang Raya, Kamis (21/8/2025).
Acara dihadiri oleh Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur, jajaran pengurus DPD HIMKI Semarang Raya, pengurus KAPIKA, serta para pelaku industri furnitur, desainer, hingga kontraktor. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan WOODFEST 2025 sebagai momentum strategis kebangkitan industri furnitur nasional.
WOODFEST 2025 dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Oktober 2025 di Marina Convention Center, Semarang. Pameran ini tidak hanya menampilkan furnitur dan desain interior, tetapi juga menghadirkan material bangunan terbaru, inovasi teknologi, dan peluang bisnis internasional.
Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah KAPIKA menghadirkan WOODFEST sebagai ajang bertaraf internasional.
“Ini sebuah ajang internasional yang sangat berdampak bagi para pelaku industri furnitur. WOODFEST akan menggerakkan ekonomi di Semarang sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Semoga pemerintah daerah ikut memberi dukungan penuh,” ujar Sobur.
Hal senada disampaikan Ketua DPD HIMKI Semarang Raya, Albertus Kuswidiarso, yang menilai Jawa Tengah punya potensi besar menjadi pusat furnitur dunia.
“Dengan WOODFEST, kami berharap Semarang dan sekitarnya bukan hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga pusat kolaborasi dan inovasi industri furnitur. Ini momentum besar membuka akses pasar yang lebih luas,” tegas Albertus.
Ketua BPP KAPIKA, Mikael Ardian Sugito, menegaskan bahwa WOODFEST 2025 bukan sekadar pameran furnitur.
“Ini adalah gerakan kebangkitan industri. WOODFEST akan menjembatani pelaku usaha, desainer, arsitek, kontraktor, hingga buyer internasional. Kami ingin menguatkan jejaring industri agar Indonesia semakin kompetitif di pasar global,” jelas Mikael.
Sementara itu, Ketua Panitia WOODFEST 2025 sekaligus Sekretaris BPP KAPIKA, Johanes Chaesario Octavianus, menekankan semangat besar yang diusung acara ini.
“Dengan semangat Ad Maiorem Dei Gloriam, WOODFEST 2025 diharapkan menjadi titik tolak baru kebangkitan furnitur Indonesia. Dari Semarang, kami akan bergema ke dunia, membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing dan memimpin pasar furnitur global,” ungkap Rio penuh optimisme.
WOODFEST 2025 sendiri siap menghadirkan pengalaman berbeda bagi industri furnitur Indonesia. Jangan lewatkan, 3–5 Oktober 2025 di Marina Convention Center, Semarang.(HS)