HALO SEMARANG – Mobil dinas Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, kini tampil dengan wajah baru dengan stiker branding yang memperkenalkan sosialisasi anti-stunting. Stiker tersebut dipasang pada bagian kaca belakang mobil dinas yang memiliki nomor kendaraan H-1111-ZA tersebut.
Keputusan Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu, untuk memasang stiker besar sosialisasi anti-stunting ini bukan tanpa alasan. Selain menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Semarang, langkah tersebut juga merupakan bentuk apresiasi kepada para pemenang lomba desain stiker KOLABORASI (Kampanye Publik Pelibatan Remaja Dalam Mengatasi Stunting).
“Pemasangan stiker ini bukan hanya sekadar pengumuman, tapi juga merupakan bentuk nyata apresiasi terhadap karya-karya para pemenang lomba desain,” ungkap Mbak Ita, Jumat (24/5/2024).
Lomba KOLABORASI ini memang dianggap penting bagi generasi muda, karena melalui desain-desain kreatifnya, mereka mampu menyampaikan pesan-pesan sosialisasi tentang penanganan stunting dengan cara yang menarik dan edukatif.
Lebih lanjut, pemasangan desain stiker sosialisasi anti-stunting ini tidak hanya akan terbatas pada mobil dinas wali kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang juga berencana untuk melanjutkan pemasangan stiker tersebut pada berbagai kendaraan dinas lain, termasuk rencana memasangnya pada armada BRT Trans Semarang.
Rencananya, 13 armada BRT akan dihiasi dengan desain stiker tersebut, dengan pembagian armada, Koridor II sebanyak 5 armada. Koridor IV sebanyak 5 armada, kemudian Koridor VIII sebanyak 3 armada.
Hal ini sejalan dengan upaya Pemkot Semarang dalam menyebarkan pesan-pesan penting mengenai stunting kepada masyarakat secara lebih luas, sehingga diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam mengatasi permasalahan stunting di wilayah ini.
Kerja sama antara Pemerintah Kota Semarang, BKKBN, Kementerian Kesehatan RI, dan Anantaka dalam penyelenggaraan lomba desain stiker KOLABORASI membuktikan komitmen bersama dalam upaya pencegahan stunting.
Adapun pemenang lomba desain stiker KOLABORASI adalah Gianti Tri Ikhasani dari UDINUS (Juara), Andarra Salma Syagita Putri dari SMAN 14 (runner-up), dan Shefira Mecca Faddi dari SMPN 5 (peringkat ketiga)
Sementara itu, Nabila Khoirunnisa dari UNNES berhasil meraih Harapan I disusul Astein Mirrob El Sinduro dari UDINUS yang menyabet Harapan II. Adapun harapan III berhasil digaet oleh Louis Salvado dari SMKN 11.
Pemerintah Kota Semarang berharap melalui langkah-langkah ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah stunting dapat semakin meningkat, serta generasi muda semakin terlibat dalam peranannya untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.(HS)