HALO KENDAL – Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, menyinggung netralitas kepala desa (kades) yang ada di daerahnya menyongsong perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal.
Hal itu ia sampaikan saat sambutan acara Halalbihalal dan Santunan Anak Yatim, yang digelar Paguyuban Kepala Desa Bahurekso, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Rabu (24/4/2024).
“Saya berharap kepada para kepala desa untuk menjaga netralitasnya di Pilkada Kendal 2024 nanti. Karena, manakala kepala desa tidak netral, tentu dampak pelaksanaan Pilkada akan menjadi rawan. Apalagi, para calon-calon kepala daerah tersebut mempunyai massa yang besar, nah itu yang kita khawatirkan,” ujarnya.
Menurut Wabup, lebih baik jika para kepala desa bersikap netral dan diam, daripada ikut berpolitik dalam pelaksanaan Pilkada 2024.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan selamat Idul Fitri 1445 Hijriah, serta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan para kepala desa se-Kabupaten Kendal.
“Saya atas nama pribadi dan juga atas nama pemerintag mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh bapak dan ibu kepala desa se-Kabupaten Kendal. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Terus jaga silaturahmi yang baik seperti ini, dan kita bisa menjadi jiwa yang tawaduk,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ansori, mengucapkan terima kasih kepada 266 kepala desa, yang telah meluangkan waktu untuk bisa menghadiri halalbihalal. Menurutnya dengan halalbihalal bisa membangkitkan semangat bersilaturahmi.
Selain itu dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, yang telah mendukung acara halalbihalal, sehingga berjalan dengan sukses dan lancar.
Harapan yang sama disampaikan Ketua Paguyuban Kepala Desa Bahurekso Kendal, Abdul Malik. Menurutnya, dengan halalbihalal bisa membentuk komunikasi dan terjalin silaturahmi yang baik antar kepala desa.
“Ini adalah bentuk silaturahmi antara kades dengan kades, antara para kades dengan pemerintah daerah. Sehingga para kades di Kendal semakin guyup, rukun dan semakin kuat. Semoga silaturahmi ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” ungkapnya. (HS-06)