in

Wabup Kendal Ajak Cegah Bullying di Sekolah

Acara Sosialisasi Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi bagi Satuan Pendidikan Kabupaten Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Senin (22/7/2024).

HALO KENDAL – Kasus bullying (perundungan) yang melibatkan pelajar saat ini berpotensi mengalami peningkatan. Tidak sedikit kasus perundungan terjadi begitu saja tanpa disadari. Baik di lingkungan sekolah maupun sekitar rumah, yang pada akhirnya menjadi viral dan beredar di media sosial.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, di hadapan ribuan siswa pada acara Sosialisasi Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi bagi Satuan Pendidikan Kabupaten Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Senin (22/7/2024).

Untuk mencegah terjadinya bullying pada anak di sekolah, lanjut Wabup, peran sekolah dan guru tentu sangat penting. Salah satunya bisa dilakukan dengan sosialisasi untuk membentuk karakter anak.

“Oleh karena itu kegiatan sosialiasi bertujuan, sebagai langkah awal pencegahan tindakan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan, dengan cara memberikan pengertian kepada siswa tentang tindak kriminal yang dilakukan di lingkungan sekolah, serta untuk membentuk akhlak yang baik. Sehingga menjadikan siswa paham tentang kewajiban menaati aturan dan larangan serta dampak bullying,” ujarnya.

Wabup menegaskan, dampak perundungan sangat berat bagi korban, pelaku, guru, maupun orang tua. Karena lebih bersifat psikis dan emosional. Seperti depresi, stres dan kehilangan kepercayaan diri.

Untuk itu, dirinya mengajak para pelajar bilamana mengalami atau menyaksikan perundungan, harus segera melaporkan, baik kepada guru, orang tua maupun kepada orang terdekat.

Supaya kasus perundungan atau bullying di Kendal jangan sampai terjadi lagi. Karena menurut Wabup, ketika perilaku itu dibiarkan, maka dapat berpotensi melakukan tindak kriminal dan memicu masalah sosial lainnya.

“Mari bersama-sama cegah perilaku perundungan, orang tua, civitas sekolah dan pelajar harus bisa bersinergi mewujudkan kendal zero bullying,” harapnya

Kepada generasi muda (pelajar), Wabup juga berpesan, untuk dapat memilah dan memilih pergaulan yang baik dan tidak baik dan tidak mudah terpengaruh hal-hal yang kurang baik.

Sedangkan kepada pihak sekolah juga jangan membiarkan terjadinya perundungan dengan melakukan pencegahan atau sebagainya.

“Ciptakanlah kawasan sekolah yang bersih, sehat, ramah anak, dan terawasi secara optimal,” imbuh Wabup.

Acara dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda Kendal, Para Asisten, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kendal, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah XIII Provinsi Jawa Tengah, para Ketua Komunitas Pemerhati Pendidikan, Dewan Pendidikan; PGRI Kendal, LP Ma’arif Kendal, juga Majelis Dikdasmen Kendal.

Selain itu hadir para Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Kendal, Pengawas Sekolah, Penilik, para Kepala Sekolah, dan Guru Jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Kendal, serta para Ketua KKKS SD, MKKS SMP-SMA-SMK Kendal.

Wabup juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan di Kendal, atas pengabdian, dedikasi dan keikhlasannya dalam mendidik dan mengajar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang handal dan berprestasi. (HS-06)

 

Distribusi Gas Bumi Sektor Komersial di Semarang Menggeliat Pasca Integrasi Infrastruktur Gas Jateng

Nana Sudjana Rangkul PSMTI Atasi Kemiskinan di Jateng