in

Wabup Batang Tinjau Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Sambong

Wakil Bupati Batang Suyono memantau proses pencarian Sugiarto (54), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Batang, yang hanyut di Muara Sungai Sambong, Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Kamis (22/1/2026). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Wakil Bupati Batang Suyono memantau proses pencarian Sugiarto (54), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Batang, yang hanyut di Muara Sungai Sambong, Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Kamis (22/1/2026).

Suyono mengatakan pihaknya ingin memastikan proses pencarian berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan moril kepada tim gabungan dan keluarga korban.

“Saya datang ke pelabuhan untuk melihat langsung teman-teman dari Polairud dan unsur SAR yang sedang melakukan pencarian orang hilang. Semoga korban bisa segera ditemukan agar keluarga tidak terus diliputi kekhawatiran,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dijelaskannya, peninjauan juga dilakukan pasca hujan lebat yang mengguyur wilayah Batang. Berdasarkan pantauannya, genangan air di sejumlah titik sudah mulai surut, namun masyarakat diminta tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih ekstrem.

“Cuaca saat ini sulit diprediksi. Belum tentu kondisi ekstrem ini sudah berakhir, sehingga masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suyono juga mengapresiasi langkah cepat BPBD, Dinas Sosial, dan unsur terkait dalam penanganan dampak cuaca ekstrem, termasuk penyaluran bantuan makanan bagi warga terdampak.

“Alhamdulillah, respons dari BPBD dan Dinsos sangat cepat. Kebutuhan makan warga bisa segera terpenuhi sejak kemarin,” tuturnya.

Selain meninjau pencarian korban, Wabup Batang juga menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat di sekitar pelabuhan untuk memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan pascakejadian.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Batang siap memfasilitasi kebutuhan masyarakat, termasuk nelayan yang terdampak cuaca buruk dan tidak dapat melaut.

“Jika ada pengajuan dari organisasi nelayan atau melalui Dinas Sosial, pemerintah daerah siap memfasilitasi sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Suyono kembali mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan dan pesisir, agar selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan peringatan cuaca dari pihak berwenang.

Diperluas

Sebelumnya tim gabungan memperluas area pencarian hingga muara sungai, Dermaga TPI, dan bibir pantai.

Kasat Polairud Polres Batang Iptu Eko Nugroho mengatakan, korban diduga terpeleset dari kapal saat hujan dan terjatuh ke sungai pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

“Korban diduga pengurus kapal. Saat itu kondisi hujan, korban terpeleset dari kapal dan jatuh ke sungai. Lokasi awal kejadian berada di bawah Jembatan Sigandu,” katanya saat ditemui di Dermaga TPI Batang, Kabupaten Batang, Kamis (22/1/2026).

Menurut Eko, pencarian pada hari pertama hanya difokuskan di sekitar lokasi kejadian karena terkendala cuaca dan derasnya arus sungai.

Pada hari pertama, tim melakukan penyisiran di sekitar TKP. Namun sekitar pukul 18.00 WIB pencarian dihentikan karena cuaca tidak mendukung dan arus sungai sangat deras.

“Pada malam harinya tim dari BPBD dan Basarnas tiba untuk melakukan pemantauan arus sungai hingga ke area dermaga. Memasuki hari kedua, operasi pencarian kembali dilanjutkan sejak pukul 07.00 WIB dengan kondisi cuaca yang lebih mendukung,” jelasnya.

Ketinggian air hari ini tidak terlalu tinggi, sehingga pencarian bisa lebih maksimal. Area penyisiran kami perluas dari bawah Jembatan Sigandu hingga muara sungai, Dermaga TPI 1, sampai bibir pantai.

“Bahkan, tim juga menyiapkan skenario perluasan pencarian ke arah laut apabila korban belum ditemukan,” ungkapnya.

Eko menyebutkan, dalam operasi pencarian ini, sekitar 50 personel gabungan dikerahkan, yang terdiri atas Basarnas, BPBD, sejumlah relawan SAR, Satpolairud Polres Batang, dan TNI AL.

“Saat ini kita telah mengantongi data korban, namun belum dapat dipublikasikan,” kata dia.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ketinggian ombak pada hari sebelumnya berkisar antara 1,05 hingga 1,25 meter, yang turut memengaruhi kondisi perairan di sekitar muara Sungai Sambong. (HS-08)

 

 

Dari 211 Koperasi yang Terdaftar di Salatiga, Hanya 10 yang Sehat

PMI Batang Pastikan Ribuan Warga Tak Kelaparan