in

Untuk Kali Pertama, DIY Gelar Kejurda Akuatik

ertandingan di Kejurda Polo Air antara Yogyakarta melawan Sleman.

HALO SPORT – Pengurus Daerah (Pengda) PRSI DIY untuk kali pertama menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik DIY 2022 untuk beberapa subcabang olahraga renang. Selain renang lintasan, Pengda PRSI menggelar kejuaraan polo air, renang indah dan renang perairan terbuka atau Open Water Swimming (OWS).

Kejurda untuk empat subcabor dilaksanakan secara berturut-turut selama Juli sampai Agustus 2022. Kejurda renang lintasan mengawali event olahraga akuatik yang diikuti Kabupaten Sleman, Gunungkidul, Kulonprogo, Bantul dan Kota Yogyakarta. Pelaksanaan kejuaraan di Depok Sport Centre (DSC), Sleman, Kamis (14/7/2022) dan Jumat (15/7/2022). Kabupaten Sleman tampil sebagai yang terbaik setelah menjadi juara umum dengan mengumpulkan 38 emas, 29 perak dan 24 perunggu.

Selanjutnya, Pengda menggelar kejuaraan polo air di tempat sama, Sabtu (16/7/2022) dan Minggu (18/7/2022). Usai kejurda polo air, event kejuaraan berikutnya renang indah dan terakhir kejurda OWS yang digelar pada 12 Agustus 2022 di Waduk Sermo, Wates, Kulonprogo.

Wakil Ketua II Pengda PRSI Boyke Dharma menuturkan bila pihaknya memang belum pernah menyelengggarakan kejuaraan akuatik. Pengda pernah sekali menggelar kejurda renang lintasan pada 2014 atau delapan tahun lampau.

“Setelah kejurda itu, Pengda tak pernah lagi menggelar event. Bahkan subcabor renang indah, polo air sampai renang terbuka atau OWS belum pernah digelar. Ini untuk kali pertama Pengda menggelar kejuaraan daerah,” ujar Boyke di Sleman, Sabtu (16/7/2022).

Menurut Boyke empat kejurda dari pengda merupakan upaya memunculkan atlet-atlet muda yang bisa memperkuat DIY di berbagai event olahraga di level lebih tinggi seperti PON atau kejuaraan nasional. Selain itu pengda membidik subcabor akuatik yang berpeluang meraih medali di PON.

“DIY masih sulit bersaing dengan daerah lain seperti Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur dan daerah lain untuk renang lintasan. Namun kami memiliki peluang meraih medali di polo air, renang indah dan renang terbuka atau OWS. Kami berharap mendapatkan atlet-atlet muda bertalenta yang memiliki potensi meraih prestasi lebih tinggi,” kata Boyke lagi.

Sementara, penanggung jawab kejurda polo air, Benny Setiawan, menuturkan bila kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi atlet muda yang akan tampil di Festival Akuatik Indonesia (FAI), akhir Juli ini. Pasalnya subcabor polo air di FAI hanya untuk U-18.

“Jadi, kami fokus menyeleksi atlet yang memenuhi syarat tampil di kelompok U-18. Sedangkan untuk senior disiapkan pra-PON,” ujar Benny.(HS)

Angka Kemiskinan Jateng Turun, Pakar: Karena Ganjar Responsif, Kreatif dan Terbuka

Bupati Blora Apresiasi Pamor Kuwat Selamatkan Sumber Air