HALO SEMARANG – Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR mendukung pengembangan Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa Denpasar.
Kampus keagamaan Hindu di Denpasar ini didorong untuk membuka Fakultas Kedokteran, berbasis nilai Hindu.
Komitmen ini mengemuka dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI ke Kampus Pascasarjana UHN IGB Sugriwa, Denpasar, baru-baru ini.
Hadir, Direktur Pendidikan Hindu Kemenag, I Ketut Sudarsana bersama Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali. Delegasi Komisi VIII DPR RI dipimpin oleh I Ketut Kariyasa Adnyana bersama 24 anggota legislatif.
Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana menyambut kehadiran Komisi VIII didampingi jajaran pimpinan dan Kepala Disdikpora Kota Denpasar.
Usai meninjau kondisi kampus, Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, menyampaikan dukungannya secara tegas.
“Selamat dan kami salut atas capaian luar biasa ini. Komisi VIII DPR RI memberikan dukungan penuh, ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Kami datang untuk melihat langsung, dan yang kami saksikan hari ini membuktikan bahwa UHN IGB Sugriwa, layak mendapatkan perhatian dan anggaran yang lebih besar dari negara. Fakultas Kedokteran berbasis nilai Hindu adalah terobosan yang harus kita wujudkan bersama,” kata dia, seperti dirilis kemenag.go.id.
Direktur Pendidikan Hindu Kemenag, I Ketut Sudarsana, dalam kesempatan itu, menerima proposal kebutuhan sarana dan prasarana penunjang Fakultas Kedokteran dari UHN.
“Kementerian Agama tidak hanya hadir secara simbolis. Kami hadir untuk memastikan bahwa UHN IGB Sugriwa mendapatkan seluruh dukungan regulatif, anggaran, dan kebijakan yang dibutuhkan. Diterimanya proposal sarana prasarana Fakultas Kedokteran hari ini adalah komitmen kami untuk segera menindaklanjuti kebutuhan nyata di lapangan,” tegas Sudarsana.
Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, memaparkan dua lompatan besar institusinya yang didorong oleh Kemenag RI, yakni progres konkret pendirian Fakultas Kedokteran serta terbitnya SK Fakultas Sains dan Teknologi (Sainteks).
“Apa yang kami capai hari ini adalah buah dari kepercayaan dan dukungan Kementerian Agama RI yang tidak pernah surut. Pendirian Fakultas Kedokteran dan terbitnya SK Sainteks adalah tonggak bersejarah bagi pendidikan tinggi Hindu di Indonesia, dan kami berkomitmen untuk terus melangkah maju demi umat dan bangsa,” tutup Sudiana.
Sinergi kuat antara Kemenag RI sebagai pembina teknis dan Komisi VIII DPR RI sebagai mitra legislatif ini menjadi momentum krusial bagi UHN IGB Sugriwa untuk tumbuh menjadi perguruan tinggi keagamaan Hindu negeri yang unggul, modern, dan berdaya saing nasional. (HS-08)


