in

Transplantasi Hati di RSUP Fatmawati Buka Harapan Baru Pasien Sirosis

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono. (Sumber : kemkes.go.id)

 

HALO SEMARANG – Tim dokter di RSUP Fatmawati berhasil melakukan transplatasi hati dari anak kepada ayahnya yang berusia 52 tahun.

Transplatasi dilakukan karena pasien diketahui menderita sirosis hati, akibat hepatitis B, kondisi yang dapat mengancam jiwa jika tidak ditangani secara optimal.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, menyampaikan transplantasi hati menjadi salah satu harapan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Keterlibatan keluarga juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan transplantasi.

“Living donor transplantation menunjukkan betapa pentingnya dukungan keluarga. Ini bukan hanya tindakan medis, tetapi juga bentuk solidaritas dan kasih sayang yang menyelamatkan nyawa,” kata dia, pada konferensi pers di RSUP Fatmawati, Jumat (10/4/2026).

Saat ini, kondisi pasien dan donor dilaporkan stabil. “Pasien sudah dalam kondisi sadar di ruang ICU untuk observasi, dan donor juga dalam kondisi baik serta dapat berkomunikasi dengan lancar,” jelas Dante, seperti dirilis kemkes.go.id.

Transplantasi hati merupakan prosedur kompleks yang melibatkan tim multidisiplin, mulai dari tahap seleksi pasien hingga pemantauan pascaoperasi.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Fatmawati, Muhammad Azhari Taufik menambahkan bahwa setiap proses transplantasi membawa pembelajaran penting.

“Kami melalui berbagai tantangan dalam setiap tindakan transplantasi. Namun dari setiap proses tersebut, kami belajar untuk memberikan pelayanan yang semakin baik bagi pasien,” ujarnya.

Kisah ini menjadi bukti bahwa harapan bagi pasien penyakit hati stadium lanjut tetap terbuka, dengan dukungan keluarga dan layanan kesehatan yang memadai. (HS-08)

 

 

Anggota DPR Samuel Wattimena Usulkan Branding Wisata Klaten dalam Kemasan Air Mineral

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-523 Demak