in

Tingkatkan Partisipasi Difabel Dalam Penanggulangan Bencana, Unit Lidi PB Kota Pekalongan Dibentuk

Pembentukan Unit Layanan Inklusi Disabilitas Penanggulangan Bencana (Unit Lidi PB) Kota Pekalongan, di aula BPBD Kota Pekalongan, Selasa (18/10/2025). (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal dengan dukungan dan kolaborasi BPBD Jawa Tengah dan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah membentuk Unit Layanan Inklusi Disabilitas Penanggulangan Bencana (Unit Lidi PB) Kota Pekalongan, di aula BPBD, Selasa (18/10/2025).

Kegiatan ini diikuti organisasi penyandang disabilitas, relawan, PMI Kota Pekalongan, lembaga kebencanaan dan organisasi perangkat daerah terkait.

Saat membuka acara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan, Budi Suheryanto, mengatakan bahwa dalam penanganan bencana, semua harus dilibatkan termasuk para difabel.

Tidak hanya sebagai kelompok pasif namun aktif dan mampu memberikan kontribusi penanganan bencana.

Hal senada disampaikan oleh Analis Kebencanaan Ahli Muda Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Jawa Tengah, Adi Widagdo.

Penanganan dan penanggulangan bencana harus dilakukan secara inklusif.

“Penyandang disabilitas tidak hanya menjadi objek. Akan tetapi, juga menjadi subyek dalam penanganan bencana,” kata dia, seperti dirilis bpbd.pekalongankota.go.id, Rabu (19/11/2025).

Adi mengatakan, Unit Lidi PB bisa menjembatani relawan dengan penyandang disabilitas, yang mengalami kendala komunikasi.

Dengan demikian, anggota Lidi ini bisa membantu, sehingga semua bisa tertolong dan terlibat sesuai kewenangannya.

Sementara, Ketua Persatuan  Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Pekalongan, Mulyadi menyambut baik dan mendukung pembentukan Unit Lidi PB ini.

Dia menyampaikan harapan, dengan adanya Unit Lidi PB ini, penyandang disabilitas akan mendapatkan wadah dan adanya pelatihan terkait kesiapan dalam menghadapi bencana.

Ketua PMI Jawa Tengah, Sarwa Pramana menambahkan, pembentukan Lidi-PB yang merupakan inisiatif yang muncul dari semangat tinggi dan keinginan para penyandang disabilitas di Kota Pekalongan.

Menurut dia, inisiatif dan semangat para penyandang disabilitas untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam penanganan bencana perlu diapresiasi.

Harapannya dengan adanya Lidi-PB, para penyandang disabilitas dapat lebih mandiri dalam menghadapi bencana dan ikut berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana.

Acara pembentukan unit Lidi PB Kota Pekalongan dipandu oleh Saras,  Fasilitator Disabilitas dari Unit Lidi Rembang yang lebih awal terlibat dalam kegiatan ini dan diikuti oleh perwakilan Komunitas/Organisasi Disabilitas di Kota Pekalongan antara lain : PPDI, Pertuni, Sahabat Difa, ITMI dan Gerkatin Kota Pekalongan.

Adapun agenda utama adalah pembentukan struktur dan kepengurusan Unit Lidi PB Kota Pekalongan.

Acara diakhiri penyerahan buku panduan Lidi dari BPBD Provinsi Jawa Tengah kepada BPBD Kota Pekalongan dan Ketua unit Lidi terpilih. (HS-08)

 

 

Gelar Operasi Zebra, Satlantas Polres Pekalongan Kota Sosialisasikan Pencegahan Fatal Five

Peringati Setahun Imipas, Rutan Pekalongan Perbaiki Fasilitas Umum di Taman Krapyak