in

Gelar Operasi Zebra, Satlantas Polres Pekalongan Kota Sosialisasikan Pencegahan Fatal Five

Satlantas Polres Pekalongan Kota melakukan pemeriksaan pengendara dalam Operasi Zebra Candi 2025, Selasa (18/11/2025) di kawasan Jalan Gajah Mada Kota Pekalongan. (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Satlantas Polres Pekalongan Kota menyosialisasikan “Fatal Five”, yaitu lima jenis pelanggaran, yang dapat menyebabkan kecelakaan hingga berakibat fatal.

Pelanggaran tersebut meliputi tidak memakai helm dengan standar SNI, melaju melebihi batas kecepatan, menerobos lampu merah, tidak menggunakan sabuk keselamatan, hingga berkendara di bawah pengaruh alkohol.

Hal itu disampaikan Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Andi Susanto, terkait sosialisasi dan edukasi Operasi Zebra Candi 2025, Selasa (18/11/2025) di kawasan Jalan Gajah Mada Kota Pekalongan.

Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif, bersama Dispenda dan Jasa Raharja Kota Pekalongan, sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas (kamseltibcar lantas) di wilayah setempat.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa kelima perilaku itu tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

“Kelima perilaku tersebut berpotensi besar, menyebabkan kecelakaan serius yang bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya,” kata dia, seperti dirilis pekalongankota.go.id.

Menurut dia, upaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas, perlu terus digencarkan Satlantas Polres Pekalongan Kota.

Sementara itu dalam operasi tersebut, sejak pagi, petugas sudah terlihat aktif memberikan edukasi langsung kepada para pengendara sepeda motor.

Mereka membagikan leaflet Operasi Zebra Candi 2025, berisi informasi terkait fokus penindakan dan imbauan keselamatan.

Tidak hanya memberikan selebaran, para anggota juga mengajak pengendara berdialog, menekankan pentingnya menaati peraturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memprioritaskan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.

Kegiatan dipimpin Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Andi Susanto, yang juga bertindak sebagai Kasatgas Kamseltibcarlantas.

Ia didampingi para perwira dan personel Satlantas, sementara dari instansi kolaborator turut hadir petugas Dispenda yang memberi edukasi mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan, khususnya pembayaran pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

“Kolaborasi ini menjadi langkah penting agar kesadaran masyarakat tidak hanya meningkat dalam aspek keselamatan berkendara, tetapi juga kepatuhan administrasi. Pajak kendaraan adalah kewajiban, dan disiplin membayarnya turut mendukung kenyamanan serta ketertiban lalu lintas,” terang AKP Andi di tengah kegiatan.

Lanjutnya, perwakilan Jasa Raharja turut memberikan materi mengenai perlindungan kecelakaan lalu lintas, termasuk mekanisme klaim santunan, hak dan kewajiban korban kecelakaan, serta pentingnya segera melapor ke pihak kepolisian apabila terjadi insiden.

“Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, sehingga penanganan kecelakaan dapat dilakukan cepat dan tepat,” tuturnya.

Kasatgas Humas Polres Pekalongan Kota, Iptu Purno Utomo, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi edukatif untuk menekan angka kecelakaan di Kota Pekalongan.

Ia menilai, sosialisasi langsung di lapangan lebih efektif karena menyentuh masyarakat secara real time dalam situasi berkendara.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu memprioritaskan keselamatan diri dan orang lain. Disiplin berlalu lintas bukan hanya kewajiban, tetapi bentuk tanggung jawab bersama. Jika semua memahami perannya, kita bisa menekan angka kecelakaan di Kota Pekalongan,” ungkapnya.

Melalui Operasi Zebra Candi 2025 yang dipadukan dengan edukasi preventif di lapangan, pihaknya berharap kesadaran masyarakat mengenai keselamatan dan etika berlalu lintas semakin meningkat.

“Dengan dukungan seluruh pihak, terciptanya kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan selamat di Kota Pekalongan diyakini dapat terwujud,” kata dia. (HS-08)

Raih Penghargaan Bhumandala Ariti, Pemkab Batang Siapkan Integrasi Layanan Pajak Berbasis GIS

Tingkatkan Partisipasi Difabel Dalam Penanggulangan Bencana, Unit Lidi PB Kota Pekalongan Dibentuk