HALO SURAKARTA – Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta, Jumat (15/12/2023) melakukan aksi agak berbeda.
Sembari melakukan patroli, tim yang dijuluki “Sang Penjaga Kota Surakarta” (Sparta) ini, mendatangi masyarakat, untuk membagikan 100 nasi kotak, dalam rangka bakti sosial Jumat Berkah,
Kasat Samapta, Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo, mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengatakan bahwa Tim Sparta melaksanakan patroli keliling Kota Solo, sekaligus membagikan nasi kotak kepada warga yang membutuhkan.
“Hari ini kami membagikan 100 nasi kotak kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kepada abang becak dan tukang parkir yang mangkal di seputaran jalan protokol Kota Solo,” kata Kompol Arfian, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Dia mengatakan, pembagian nasi kotak ini dilaksanakan sambil berpatroli memantau situasi wilayah. Selain menjaga harkamtibmas yang kondusif, juga bentuk rasa syukur dan menumbuhkan rasa kepedulian dari anggota terhadap sesama.
“Memang nilainya tak seberapa, semoga apa yang kami berikan dapat sedikit membantu mereka saat mengais rezeki di lapangan,” kata Kasat Samapta.
Hentikan Tawuran
Sebelumnya, Tim Sparta Polresta Surakarta, juga menangkap puluhan remaja bersenjata tajam, yang diduga hendak tawuran di jalan Bromo Kadipiro, Banjarsari Kota Surakarta, baru-baru ino.
“Penangkapan berawal dari laporan masyarakat dari Call Center Tim Sparta, bahwa di Jalan Bromo , Kadipiro, Banjarsari, Surakarta ada tawuran anak muda dengan jumlah masa yang banyak,” kata Kasat Samapta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo.
Mendapatkan informasi tersebut, kemudian Tim sparta menuju lokasi sesuai informasi dari pelapor, sampai di lokasi benar bahwa di lokasi sedang terjadi bentrok atau tawuran dua kelompok perguruan silat.
Tim Sparta berusaha memecah dan melerai aksi tawuran tersebut dan mengamankan para pelaku.
“Setelah dapat melerai, Tim Sparta menangkap 49 pelaku, selanjutnya dilakukan penyisiran pencarian barang bukti alat atau barang yang digunakan untuk tawuran yang ada di lokasi tersebut,” ujarnya.
Kasat Samapta menambahkan adapun barang bukti yang berhasil diamankan di lokasi adalah 4 buah bambu, 4 buah potongan besi, 1 buah linggis, 1 botol air mineral 1500ml berisi bekas Ciu,1 botol air mineral 600ml berisi Ciu, 1 botol miras kosong merk Bir dan 32 unit sepeda motor .
“Berdasarkan keterangan pelaku yang berhasil di amankan, mereka berasal dari kelompok pencak silat tertentu, dan pemicu kesalah pahaman antara kelompok pesilat tersebut adalah masalah lama tentang perselisihan terkait atribut,” ungkap Kasat Samapta.
“Puluhan remaja tersebut kemudian dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk didata dan diserahkan ke Sat Reskrim untuk di tindak lanjuti sesuai prosedur,” kata dia. (HS-08)