HALO SPORT – Juara dunia MotoGP 2022 Francesco ’’Pecco’’ Bagnaia mengakui memang tidak mudah melakoni sprint race yang mulai diberlakukan pada musim ini.
Dorna Sports selaku penyelenggara dari balapan motor paling bergengsi di dunia itu melakukan beberapa penyesuaian.
Salah satunya adalah menambahkan sprint race yang akan diikuti oleh para pembalap sebelum balapan sesungguhnya.
Sprint race bakal digelar pada Sabtu, kemudian balapan seperti biasanya dilakukan hari minggu.
Meski sprint race juga memberikan poin bagi para pembalap, jumlah poin dan jumlah lapnya ada perbedaan. Jumlah poin dan lapnya hanya setengah dari balapan pada Minggu.
Keberadaan sprint race menjadi keuntungan bagi para pembalap karena peluang mereka mendulang poin semakin banyak.
Di sisi lain sprint race juga sebuah tantangan nyata bagi para pembalap dan tim, mulai dari segi fisik hingga mental.
Menurut Bagnaia, kuncinya ada pada seberapa cepat pembalap beradaptasi dengan format baru itu. Para pembalap, lanjut dia, akan tahu strategi yang paling tepat setelah seri pertama.
Seri pertama akan dilangsungkan pada 24-26 Maret mendatang di Sirkuit Internasional Algarve, Portugal.
’’Selepas sprint race pertama Anda akan lebih memahami bagaimana Anda harus bekerja dengan program baru ini,’’ kata Pecco seperti dilansir dari Corsedimoto.
Dia menegaskan konsistensi dan kecepatan bakal sangat penting pada MotoGP 2023.
Dengan 21 seri, 42 balapan dan 37 poin maksimal yang diperebutkan setiap akhir pekan, akan lebih mudah untuk mempertahankan gelar juara dunia jika bisa tampil konsisten.
’’Konsistensi selalu menjadi kunci juara. Namun, kecepatan juga sangat penting,’’ tutur pembalap tim pabrikan Ducati ini.
Pecco berharap bisa langsung melesat pada seri pertama nanti.(HS)