HALO KENDAL – Para jemaah umrah yang diberangkatkan Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki atau yang akrab disapa Pakde Bas pada Minggu (24/9) lalu, telah kembali ke Kendal, Rabu dinihari (4/10/2023) sekira pukul 00.30 WIB.
11 jemaah umrah gratis setelah tiba di Kendal mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut.
Seperti diungkapkan salah satu jemaah, Nur Aeni (40), warga Dukuh Babadan Desa Kebonharjo, Patebon, Kendal. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pakde Bas, karena telah memberikan fasilitas umrah kepada dirinya dan juga jemaah yang lain.
“Mewakili jamaah umroh, saya menyampaikan banyak terima kasih kepada bapak Windu Suko Basuki. Semoga Allah Subhanahu Wataala yang akan membalas kebaikan bapak dan semoga bapak menjadi orang nomor satu di Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Nur Aeni pun mengaku, sudah dua tahun belakangan berharap bisa berangkat ke Tanah Suci. Namun tidak disangka doanya terkabul pada saat ulang tahunnya tanggal 29 September, dengan berangkat umrah melalui Pakde Bas.
“Setiap umat Islam pasti ingin dan merindukan bisa ke Tanah Suci, Arab Saudi. Namun, karena keterbatasan ekonomi, harapan besar itu terkadang menjadi sekedar mimpi. Alhamdulillah melalui bapak Windu Suko Basuki, warga Kendal yang tidak mampu pun dapat mewujudkan mimpinya ke Tanah Suci, Mekkah, mengikuti program umrah,” ungkapnya.
Sementara itu Pakde Bas mengatakan, jemaah umrah yang ia berangkatkan sebenarnya ada 14 jemaah, namun karena yang tiga belum siap, sehingga yang diberangkatkan baru 11 jemaah. Untuk selanjutnya akan diberangkatkan pada akhir tahun ini.
Dirinya berharap, dengan progamnya ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan ke depannya jumlah jemaah umrah gratis bisa bertambah.
“Saya sampaikan bahwa jemaah umrah yang diberangkatkan gratis merupakan warga Kendal yang benar-benar punya kriteria dan pertimbangan tertentu. Insya-Allah progam seperti ini akan saya lanjutkan dan do’akan semoga jumlah kuota bisa kita tambah lagi,” tandasnya.
Pakde Bas juga meminta kepada warga Kendal untuk aktif mengikuti kegiatan keagamaan yang dilaksanakan. Baik oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa maupun organisasi keagamaan yang ada di Kendal. Karena di setiap acara keagamaan tersebut dirinya memilih salah satu warga untuk diberangkatkan umrah.
Menurutnya, dengan mengikuti kegiatan keagamaan, dapat meningkatkan kesadaran diri terhadap pengetahuan, wawasan, dan ilmu agama Islam. Selain itu mengetahui bagaimana perilaku yang baik dan buruk dalam berbagai aspek, baik sesama manusia maupun makhluk hidup lainnya.
“Insya-Allah dengan mengikuti kegiatan keagamaan seperti pengajian, bisa sebagai jaringan komunikasi, menjalin silaturahmi, dan meningkatkan ukhuwah antarsesama umat muslim,” ungkap Pakde Bas. (HS-06)