in

Tetap Percaya dengan Potensi Honda

HALO SPORT – Johann Zarco, pembalap tim satelit LCR Honda, tetap percaya dengan potensi motor RC213V.

Tim Honda memang masih jauh tertinggal dari pabrikan Eropa pada MotoGP 2024.

Zarco (33) turut menjadi bagian dari keterpurukan Honda sebagai pabrikan terburuk sepanjang gelaran tiga seri balapan pertama musim ini.

Melihat empat rider Honda berderet di posisi buncit bukan lagi pemandangan asing, meski mereka diperkuat para pembalap juara dunia hingga pemenang lomba grand prix.

Zarco, yang musim lalu membela tim satelit Prima Pramac Racing, tak lantas meratapi nasibnya yang lepas dari klan Ducati.

Juara MotoGP Australia 2023 itu masih menyimpan kesabaran tinggi dalam menanti kebangkitan Honda.

’’Begitulah situasinya sekarang, tapi saya masih bisa mengatasinya. Saya hanya menyampaikan feedback lalu sisanya terserah pada insinyur,’’ tutur Zarco seperti dikutip dari Speedweek.

Pembalap asal Prancis ini menambahkan timnya masih mencari fondasi yang terbaik.

Karena itu, terkadang motor Honda punya masalah besar dan tertinggal jauh.

’’Saya sangat percaya pada orang-orang Jepang dan saya tak menyesal pindah ke Honda,’’ paparnya.

Tahun ini Zarco bisa saja bertahan di Pramac karena dia mendapat tawaran kontrak baru selama satu musim.

Namun, juara dunia Moto2 dua kali itu memilih pergi ke Honda yang menawarkan kontrak dua musim ke depan.

Ada hal lain yang membuat Johan mau pindah ke LCR Honda.

’’Dengan proyek baru Honda saya bisa melihat lebih jauh ke masa depan. Ini juga dapat membantu saya berkembang sebagai seorang atlet,’’ tuturnya.

Zarco berharap bisa mendapatkan hasil lebih baik pada Grand Prix (GP) Spanyol di Sirkuit Jerez, 26-28 April mendatang. (HS-06)

Kendal Futsal League Tahun 2024 Rampung Digelar, Ini Para Pemenangnya

Satu Misi Selesai, Satu Tantangan Lain Menunggu