in

Terima KKN Mahasiswa Alma Ata, Pj Walkot Fokuskan Penanganan Stunting

Acara serah terima dan penerjunan mahasiswa KKN Universitas Alma Ata Yogyakarta, di Ruang Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, Kamis (1/8/2024). (Foto : tegalkota.go.id)

 

HALO TEGAL – Penjabat (Pj) Wali Kota Tegal, Dadang Somantri meminta 142 mahasiswa Universitas Alma Ata, yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN T) di Kota Tegal, untuk ikut bersama-sama mempercepat menurunkan stunting.

Permintaan itu disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Tegal, Dadang Somantri, pada acara serah terima dan penerjunan mahasiswa KKN Universitas Alma Ata Yogyakarta, di Ruang Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, Kamis (1/8/2024).

Dia menyatakan percepatan penanganan stunting oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, saat ini merupakan program prioritas.

Maka dari itu Dadang meminta semua pihak, termasuk mahasiswa yang KKN Universitas Alma Ata Yogyakarta di Kota Tegal, untuk ikut mempercepat menurunkan stunting.

Hal ini sesuai tema KKN, yakni “Penguatan Ketahanan Pangan Masyarakat dan Kecepatan Penurunan Stunting melalui Optimalisasi Potensi Daerah.”

“Saya berharap dengan adanya kegiatan KKN Tematik ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan memberikan ide-ide dan inovasi dalam upaya penurunan angka stunting dan penguatan ketahanan pangan di Kota Tegal,” kata Dadang, seperti dirilis tegalkota.go.id.

Selain itu, Dadang berharap untuk kelurahan yang menjadi lokasi KKN, dapat memberikan dukungan dan pendampingan, sehingga pelaksanaan KKN dapat berjalan lancar serta tercapai tujuan penurunan stunting secara optimal.

Pj Wali Kota Tegal memberikan apresiasi kepada Universitas Alma Ata karena KKN yang dilaksanakan ini menunjang program Pemerintah, khususnya dalam hal penanganan stunting dan ketahanan pangan.

Disebutkan Dadang, angka prevalensi stunting di Kota Tegal, pada 2023, berdasarkan perhitungan Survei Status Gizi Indonesia (SSDI), mencapai 22,3 persen.

Angka ini meningkat 5,5 persen dibanding tahun 2022, yang hanya sebesar 16,8 persen.

Berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Tegal, seperti mengoptimalkan fungsi-fungsi keluarga, penerapan hidup sehat, pemenuhan gizi dan nutrisi dengan melakukan sinergitas dan kolaborasi yang melibatkan stake holder terkait dan dengan adanya Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Dengan adanya kegiatan KKN tematik ini, juga merupakan salah satu upaya percepatan penurunan stunting di Kota Tegal.

Melalui kerja sama dan sinergisitas perguruan tinggi dan Pemkab, layanan penanganan stunting dapat dipastikan benar-benar tepat sasaran.

Dengan demikian di Kota Tegal tidak ada lagi keluarga berisiko stunting yang luput dari pendampingan.

Menurut Dadabf, cara yang paling efektif dalam menurunkan angka stunting, adalah dengan melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin.

Sementara itu Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Alma Ata Yogyakarta, yang hadir pada acara tersebut, Daru Estiningsih menyampaikan sebelumnya Universitas Alma Ata sudah pernah melaksanakan kerja sama dengan Pemkot Tegal, dengan kegiatan “Gotong Royong Cegah Stunting”.

Dalam kerja sama itu, Universitas Alma Ata mengkoordinasi 14 perguruan tinggi, untuk penanganan stunting dan salah satu lokasinya ada di Kota Tegal.

Ia menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya KKN adalah untuk melatih mahasiswa supaya dapat mendewasakan pikirannya, bukan hanya belajar di dalam kelas saja.

Mahasiswa perlu langsung belajar di lapangan serta mengimplementasikan ilmunya.

Selain itu juga untuk membentuk sikap kepedulian sosial. Dengan turun ke lapangan, mereka akan mengetahui persoalan-persoalan di masyarakat secara langsung.

Kegiatan KKN kali ini dilaksanakan di tiga wilayah kecamatan, yang terbagi pada dua belas kelurahan meliputi Kecamatan Margadana dengan lokasi di Kelurahan Cabawan, Kelurahan Margadana, Kelurahan Kalinyamat Kulon, Kelurahan Sumurpanggang dan Kelurahan Pesurungan lor.

Kemudian Kecamatan Tegal Selatan dengan lokasi di Kelurahan Randugunting, Kelurahan Debong Kidul, Kelurahan Keturen, Kelurahan Debong Kulon, dan Kelurahan Debong Tengah.

Juga di Kecamatan Tegal Barat dengan lokasi di Kelurahan Debong Lor dan Kelurahan Pekauman. (HS-08)

Senangnya Anak-anak Ini, Bertemu Bos PSIS Saat Hendak Jumatan di Masjid Gergaji

Data BPS, Juli 2024 Kota Tegal Alami Deflasi 0,01 Persen