HALO KENDAL – Sebanyak 21 Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Kendal dilepas keberangkatannya untuk mengikuti MTQ Tingkat Jawa Tengah, di Rumah Dinas Bupati, Kamis (21/7/2022).
Acara yang diselenggarakan di Kota Semarang tersebut dibuka Jumat (22/7) besok, sedangkan pelaksanaan MTQ berlangsung mulai Sabtu-Senin (23-25/7/2022).
Plt Kabag Kesra Setda Kendal, Junaedi mengatakan, 21 peserta yang akan dikirim sudah melalui tahap seleksi 30-31 Mei 2022 di MAN Kendal, yang diikuti 400 lebih peserta.
“Seleksi di MAN diikuti oleh 400 lebih peserta, dan ini sebagai awal dari kita untuk menentukan, siapa saja peserta yang akan kita kirim. Kemudian untuk para juara satu kita kirim di ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah ini,” terangnya.
Junaedi menjelaskan, ada beberapa cabang yang akan diikuti oleh para peserta. Yakni cabang tilawah anak putra dan putri, tilawah remaja putra dan putri, tilawah dewasa putra dan putri, tilawah tahfiz golongan satu juz putra dan tahfiz golongan lima juz putra dan putri.
“Kemudian tafsir bahasa Indonesia, tafsir bahasa Inggris, syahril Alquran dan cabang tuna netra,” jelas Junaedi.
Dirinya mengungkapkan, dari Pemkab Kendal maupun Kemenag sudah melakukan pembinaan dan pelatihan.
“Kemarin di Kemenag sudah dilaksanakan di salah satu objek wisata di Kendal, kemudian dari Pemkab juga sudah menggelar di Gedung C Setda Kendal lantai dua selama dua hari,” ungkap Junaedi.
Dalam ajang MTQ ini, pihaknya menargetkan, di masing-masing cabang bisa meraih minimal juara dua.
“Dari hasil koordinasi kami dengan pelatih, Insya Allah ada lima cabang yang bisa kita raih, kalau ndak juara satu, ya minimal juara dua lah,” ujar Junaedi.
Sementara Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Kendal, Afifudin menambahkan, setelah usai mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Kendal, kemudian pihaknya berbenah untuk memberangkatkan kafilah MTQ di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Kita akan maksimal dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah ini. Saya juga minta kepada para kafilah untuk semaksimal mungkin berjuang, demi nama baik Kabupaten Kendal,” ungkapnya.
Salah satu peserta, Aisyah Soadah (20) asal Pegandon mengaku, dirinya telah mempersiapkan diri, tiap hari berlatih dan hanya dua hari terakhir jelang keberangkatan latihan dihentikan untuk menjaga suara.
Disebutkan, untuk menjaga suara, dirinya menghindari minuman dengan es batu dan juga makanan gorengan.
“Targetnya, semoga bisa mendapatkan yang terbaik dan bisa membawa nama baik Kabupaten Kendal. Kalau bisa diberi juara satu, ya Alhamdulillah,” ungkap Aisyah. (HS-06).