in

Tantangan Sulit Mengadang Stillknocks

HALO SPORT – Sejak Israel Adesanya memudar, persaingan di kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC) menjadi sulit diprediksi.

Awalnya, dominasi Adesanya diganggu oleh kedatangan rival lamanya, Alex Pereira. Setelah itu The Last Stylebender, julukan Israel, sukses mengambil kembali gelarnya dari tangan Pereira.

Namun, Adesanya kehilangan titelnya lagi selepas ditumbangkan Sean Strickland. Strickland langsung kalah saat mempertahankan gelarnya untuk kali pertama.

Tarzan, julukan Sean, harus mengakui keunggulan Dricus du Plessis lewat angka tipis. Du Plessis kini menjadi petarung pertama Afrika Selatan (Afsel) yang mampu berjaya di UFC.

Ke depan Stillknocks, julukan Dricus, tak bisa bersantai ria. Pasalnya, sejumlah jagoan hebat siap mengadangnya.

Sebut saja Adesanya, Jared Cannonier, dan petarung di luar lima besar, Khamzat Chimaev. Du Plessis sangat bersyukur dan lega bisa memenangi duel ketatnya kontra Strickland.

’’Saat menghadapi Sean, sejak awal saya yakin bisa memenangkan pertarungan,’’ ujar Dricus seperti dilansir dari Championat.

Kendati UFC belum memutuskan lawan berikutnya, jagoan 30 tahun ini berharap bisa bertemu Adesanya.

Seperti diketahui, The Last Stylebender masih menjalani hiatus dari oktagon. Kabarnya, Adesanya berniat comeback pada tahun ini.

Stillknocks memiliki catatan 21 kali menang dan dua kali kalah. Akan tetapi, begitu menembus UFC pada 11 Oktober 2020, dia belum menelan kekalahan.(HS)

Pemkab Harapkan Masukan dan Saran MUI Untuk Pembangunan Pemalang

AICIS 2024 Hasilkan Semarang Charter, Pj Gubernur Jateng Hadiri Pembacaan Deklarasinya