HALO KENDAL – Banjir yang terjadi di wilayah Kendal pekan lalu, menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi warga yang terdampak. Banjir tidak hanya menggenangi permukiman penduduk, tetapi juga menerjang ribuan hektare tambak ikan maupun udang di wilayah pesisir Kabupaten Kendal.
Tambak yang terkena banjir di antaranya berisi ikan bandeng, udang, nila, dan ikan lele, yang berada di tujuh kecamatan. Yaitu Kendal, Kaliwungu, Brangsong, Cepiring, Patebon, Kangkung, dan Rowosari.
Tambak yang terdampak banjir paling besar adalah tambak ikan bandeng dengan umur bervariasi. Ada yang baru ditebar benih, umur tiga bulan, bahkan ada yang sudah siap panen.
Seperti diungkapkan Dani Darmawan, pemilik tambak di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal. Ia mengungkapkan, tambak ikan bandeng yang siap panen, ikannya ludes akibat banjir.
“Ya pusing. Tapi mau gimana lagi, namanya musibah. Padahal ada ikan bandeng yang hampir panen kurang lebih setengah ton. Selain itu ada udang bago dan vaname yang kita liarkan. Kalau kerugiannya bisa mencapai Rp 15 juta,” ungkapnya kepada halosemarang.id, Kamis (12/1/2023).
Para pemilik tambak di Kendal berharap, pemerintah memberikan bantuan, seperti benih ikan, untuk memulihkan kembali tambak yang terdampak banjir.
Terpisah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal, Hudi Sambodo menjelaskan, banjir yang terjadi pekan lalu, berdampak pada 1.845 hektare tambak ikan dan udang.
“Yang terdampak banjir, meliputi tambak ikan bandeng, udang, dan budidaya lele. Kerugian keseluruhan mencapai Rp 8,4 miliar,” jelasnya.
Hudi mengaku, saat ini pihaknya telah mengupayakan untuk memberikan bantuan berupa benih ikan maupun udang melalui Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Bahkan, lanjutnya, pihak DKP sudah melakukan pendataan dan telah disampaikan kepada Pemkab Kendal dan juga kepada Pemprov Jateng.
“Kami sudah melaporkan kepada Pak Bupati dan Pak Gubernur. Insya-Allah nanti ada bantuan dari provinsi, setelah data tersebut update. Ini masih dalam penghitungan anggaran yang dibutuhkan,” imbuh Hudi.(HS)