in

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Perumahan di Karangtengah Kaliwungu Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Proses pavingisasi akses jalan yang rusak secara swadaya di Perumahan Griya Pantura Regency 2 dan Griya Permai 2 Karangtengah, Kaliwungu, Kendal.

HALO KENDAL – Setelah sekian lama dirasa tak ada perhatian pemerintah terkait akses jalan yang rusak parah, warga Perumahan Griya Pantura Regency 2 dan Griya Permai 2 Karangtengah, Kaliwungu, Kendal akhirnya memperbaiki jalan secara swadaya.

Jalan sepanjang 116 meter dengan lebar 4 meter tersebut sudah rusak sejak lima tahunan. Selain sebagai jalan akses utama warga perumahan, jalan juga merupakan akses masuk ratusan murid yang  bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 03 Kaliwungu atau yang lebih dikenal dengan nama SMK Nuklir.

Dwi Suharjanto selaku Ketua RT 06 RW 01 Desa Karangtengah dan juga selaku Ketua Paguyuban RT blok AB – KL GPR2 dan AB Griya Permai mengaku, dirinya sudah pernah menyampaikan kepada pihak desa perihal jalan yang rusak tersebut.

Namun mendapat jawaban, jika saat itu belum ada Prasarana dan Sarana Utilitas (PSU), yaitu bantuan jalan lingkungan untuk pengembang yang membangun perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Saya sudah menyampaikan masalah jalan rusak ini, namun katanya belum ada PSU atau serah terima ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), jadi dari desa dan pemerintah daerah belum bisa membantu,” ungkap Dwi, Senin (8/4/2024).

Dirinya juga menyebut, upaya warga untuk bisa menikmati jalan yang laik dilewati itu sudah bertahun-tahun dilakukan. Baik melalui pemerintah setempat hingga ke tingkat kabupaten, tapi tak pernah ada kejelasan.

Sedangkan di Komplek pemukiman terdapat tujuh blok AB-KL Perum Griya Pantura Regency 2 dan satu blok AB Perum Griya Permai 2, total sekitar 412 rumah.

“Karena belum juga mendapatkan kejelasan dari pemerintah desa maupun daerah, akhirnya warga sepakat untuk secara swadaya gotong royong membangun jalan supaya bisa bermanfaat bagi para penggunanya sehari-hari, apalagi saat mendekati lebaran,” ujar Dwi.

Bahkan salah satu warga perumahan setempat, Ahmad juga mengaku sudah pernah menanyakan terkait hal tersebut, dengan cara me-mention komentar di akun Instagram Bupati Kendal Dico M Ganinduto, tapi tidak pernah ada tanggapan.

“Padahal Bupati Dico sendiri terlihat aktif di sosial media. Tapi mention saya tak pernah ada tanggapan,” ungkapnya.

Ahmad menyebut, pada tahun 2023 lalu, ketika Dico berkunjung ke SMK NU 3 Kaliwungu, anak buahnya dari salah satu dinas sempat meninjau akses jalan yang rusak tersebut. Saat itu warga sempat merasa optimis karena ada perhatian jalan yang rusak dan segera diperbaiki.

“Tapi ternyata hingga kini, tak ada lagi kabar kepastian, atau mendapatkan kejelasan apapun. Padahal jalan rusak sudah lima tahun lebih,” imbuhnya.

Awalnya, pada Ramadan dimulai dengan bantuan salah satu warga yang menyumbang paving 400 meter persegi. Kemudian pihak RT setempat bermusyawarah dan disepakati untuk warga swadaya untuk tambahan kebutuhan belanja material seperti semen, pasir, alat berat, tukang dan lainnya.

Tak hanya warga saja, pihak SMK NU 03 dan bantuan dari para donatur yang juga ikut menyumbangkan dana. Pada akhirnya dari swadaya sendiri terkumpul total lebih dari Rp 50 juta berupa material maupun uang.

Salah satu warga Perum Griya Permai 2 yang menyumbang paving, bercerita, kalau dirinya mencari dan survei langsung ke produsen paving block di beberapa tempat.

Akhirnya, dia mendapatkan barang yang dianggap sesuai spesifikasi teknis tertentu. Yaitu minimal paving dengan standar K200 dan dikerjakan dengan dipress, yang diperoleh dari produsen di Ungaran.

“Akhirnya setelah pemasangan paving sekitar 10 hari, pada hari Jum’at (5/4) kemarin, Alhamdulillah jalan yang bertahun-tahun rusak parah itu telah resmi bisa dilalui dengan nyaman,” ungkap warga yang enggan disebut namanya tersebut. (HS-06)

 

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Selasa (9/4/2024)

Polres PurbaIingga Salurkan Zakat Fitrah Idul Fitri 1445 Hijriah