in

Sunarso Hattrick, PWI Jateng Kalah Tipis Lawan Dispora Kota Semarang

Laga persahabatan antara Tim PWI Jateng Vs Dispora Kota Semarang di Lapangan Sidodadi Semarang, Kamis (29/2/2024).

HALO SEMARANG – Mantan pemain PSIS Semarang Sunarso menjadi momok bagi Tim PWI Jateng dalam laga persahabatan melawan Dispora Kota Semarang, Kamis (29/2/24), di Lapangan Sidodadi, Semarang. Berkat hattrick 3 golnya PWI harus mengakui keunggulan Dispora dengan skor 5 – 4.

Gol kemenangan Dispora dicetak Sunarso menit ke- 25, 30, dan 70, Ahmad Rizal menit ke-60, dan Firman Sukmono menit ke -75. Adapun gol balasan diciptakan Wisnu menit ke-10, Cahyo menit ke-20, dan Ilhamovic menit ke- 85.

Pertandingan pada Kamis sore itu adalah partai tunda. Wasit terpaksa menghentikan laga yang sudah berjalan 30 menit lantaran hujan deras. Kedudukan saat itu, skor 1-0 untuk PWI dengan gol yang dicetak Wisnu menit ke-21.

Tim Dispora Kota Semarang, yang didominasi mantan pemain PSIS tampaknya tidak mau kehilangan muka di kandang sendiri. Begitu pula dengan PWI, bertekat akan bermain sapu bersih menghalau setiap serangan yang dibangun Firman Sukmono dkk.

Pada game pertama pelatih Dispora Eddy Kipau menurunkan Woro, Ubadailah, Faturdanu, Sunarso, Heroe Sukendar, Nurul, Paryoto, Octa Hukom, Sedar Triyanto, Sipid, dan Kiper Zidane.

Kubu PWI menerapkan strategi 4 -4 -2 dengan ujung tombak Wisnu dan Cahyo. Adapun empat di tengah Lander, Gunawan, Bram dan Icuk, belakang Wahyu B, Junot, Budi, Bontoz dan Kiper Kris.

Sejak Wasit Hermawan meniup tanda kick off, kedua tim langsung tancap gas melakukan serangan secara bergantian dengan memanfaatkan lebar sisi lapangan. Jalannya laga kedua tim bermain cukup imbang, hanya saja waktu banyak terbuang, bola sering ke luar lapangan, karena tanpa ada jaring pengaman di belakang gawang.

Gol pertama PWI didapat melalui serangan yang dibangun dari bawah. Cahyo yang berdiri bebas di kotak penalti tanpa ada penjagaan mendapat umpan dari Lander. Bola ditendang keras masuk ke gawang, tanpa bisa diantisipasi kiper Zidane.

Gol kedua kejadiannya hampir sama, Cahyo mendapat umpan dari Bram sas, bola dibawa lari menyisir dari sisi kiri. Bola di-crossing diterima Wisnu, melewati dua pemain, bola diplesing pelan dan gagal ditepis kiper Dispora.

Kaget ketinggalan dua gol, Dispora bangkit meningkatkan permainan. Kapten PWI Gunawan yang bertugas mengawal Sunarso, terpaksa beberapa kali harus menjatuhkan pergerakan pemain ini.

Bek sayap sisi kiri yang ditempati Budi, menjadi titik terlemah PWI. Serangan Dispora melalui sayap kanan, berhasil menembus dan beberapa kali membuat scrimed di kotak penalti PWI.

Octa maupun Sunarso membuat barisan pertahanan yang dikomadoi Junot harus jatuh bangun menghalau serangan. Pergerakan Sunarso cukup membahayakan terpaksa dijatuhkan Gunawan di luar kotak penalti.

Tendangan bebas, dengan jitu diarahkan ke sudut sempit dan menghasilkan gol menit ke-25. Gol kedua menit ke-30, lagi-lagi Narso melakukan akselerasi masuk jantung pertahanan dan sempat terjadi perebutan bola. Bola lepas dari Junot, dengan mudah pemain berpengalaman di Liga ini menceploskan gawang PWI. Sampai turun minum kedudukan masih imbang 2-2.

Menginjak babak kedua PWI mengganti seluruh pemain, masuk yaitu Hery B, Tikki, Adit, Hengky, Dani Poel, Wahyu, Ilham , Lutfi, lekmie, Rony, Wawan, dan Ashok.

Di kubu Dispora masuk penambah kekuatan, yakni Firman Sukmono, Restu Kartiko, Simon montana, Woro, Afri dan Agus.

Pertandingan usai turun minum itu masih tetap enak ditonton. Kedua tim memainkan umpan-umpan pendek menyusur lapangan. Hanya saja, masuknya pemain muda di Tim PWI seperti Adit Liga 3 Nusantara masih belum bisa mengangkat performa tim PWI. Dua striker Dani Poel dan Hengky Jaya, dengan gelandang serang Tikii, Ilham dan Lutfi masih kesulitan menembus pertahanan Dispora.

Justru Dispora memanfaatkan kelengahan lini belakang PWI dengan menambah tiga gol. Sunarso kembali hatrik lewat solo run-nya berhasil menembus penjagaan PWI, gol ke empat Rizal memanfaatkan kemelut di kotak penalti dan gol kelima melalui kaki Firman Sukmono hasil tendangan keras dari luar kotak penalti. Mendekati injury time Ilham memperkecil ketertinggalan menjadi skor 5-4.

Sampai wasit meniup peluit panjang kedudukan tidak berubah 5-4 untuk kemenangan Dispora.

Kapten Tim PWI Gunawan Wibisono mengapresiasi laga melawan Dispora. Lawan yang dihadapi cukup berat, jadi kalaupun kalah, kalah terhormat.

“Kami sangat bersyukur dan terhormat karena Pak Heroe dan Pak Proyoto turun langsung bermain melawan PWI. Semoga ajang silaturahmi ini bisa terjalin terus,” papar Gunawan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Heroe Sukendar mengaku, senang bisa ber-happy game dengan PWI. Bahkan, dia berharap di lain kesempatan bisa bermain lagi.

“Mari kita jadikan sepak bola menjadi kegiatan positif untuk merajut silaturahmi. Nanti akan saya koordinasikan bisa bermain kembali dengan PWI. Salam kami buat ketua PWI, selamat Hari Pers sekaligus Milad PWI,” pungkas Heroe. (HS-06)

 

Gelar Operasi Keselamatan 2024, Polri Bakal Tindak 11 Pelanggaran

Dewan Minta Anggaran Pendidikan Disesuaikan Amanat UU