in

Sukseskan Gerakan Indonesia ASRI, Gerindra Semarang Libatkan Kader untuk Kerja Bakti dan Siapkan 1.000 Bibit Pohon

Para kader Partai Gerindra melaksanakan kerja bakti di sepanjang Jalan Candi Kencana Raya, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (27/9/2026).

HALO SEMARANG – Minggu pagi biasanya menjadi waktu warga bersantai. Namun, pemandangan berbeda terlihat di sepanjang Jalan Candi Kencana Raya, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (27/9/2026).

Puluhan kader DPC Partai Gerindra Kota Semarang turun ke jalan, memunguti sampah dedaunan, ranting pohon hingga plastik yang berserakan di sepanjang jalur tersebut.

Sampah yang terkumpul dimasukkan ke dalam trash bag berukuran jumbo. Setelah penuh, kantong-kantong tersebut diangkut menggunakan mobil pikap untuk dibawa ke TPA Jatibarang.

Tak berhenti pada urusan membersihkan lingkungan, para kader juga menanam ratusan bibit pohon di sejumlah titik di sekitar jalan dan permukiman warga.

Aksi tersebut merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digelar DPC Gerindra Kota Semarang, dengan menggandeng Posyandu RW 3 Kelurahan Kalipancur.

Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, mengatakan kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin setiap Minggu hingga Desember 2026.

“Gerakan Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo, di Kota Semarang akan dilaksanakan selama 16 periode atau 16 minggu sampai dengan Desember,” ujar Joko seusai kegiatan.

Menurutnya, kegiatan tidak akan terbatas pada pembersihan sampah di jalan. Sejumlah kegiatan lain juga disiapkan, mulai dari penanaman pohon hingga pembersihan sungai.

Untuk mendukung program tersebut, DPC Gerindra Kota Semarang telah mendapatkan bantuan 1.000 bibit pohon yang akan ditanam di berbagai wilayah Kota Semarang.

“Alhamdulillah kita mendapatkan 1.000 pohon yang akan kita tanam di seluruh Kota Semarang. Ada juga tanaman yang diberikan kepada warga, terutama ibu-ibu Posyandu, bentuknya pohon pule untuk lingkungan rumah,” ungkapnya.

Joko mengatakan pelaksanaan kegiatan selanjutnya akan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat. Di antaranya generasi muda, ibu-ibu PKK hingga berbagai organisasi kemasyarakatan.

Pelibatan berbagai elemen tersebut diharapkan membuat kegiatan lingkungan tidak berhenti pada aksi bersih-bersih sesaat, tetapi berlanjut melalui perawatan tanaman dan kepedulian terhadap lingkungan di masing-masing wilayah.

Sementara itu, Ketua Posyandu 6 SPM RW 3 Kelurahan Kalipancur, Nia, menyambut positif kegiatan tersebut.

Menurutnya, Gerakan Indonesia ASRI memiliki keterkaitan dengan program Posyandu 6 SPM, khususnya dalam aspek perumahan dan lingkungan.

Ia mengapresiasi penanaman pohon di lingkungan sekitar dan menyatakan pihaknya siap ikut merawat bibit yang telah ditanam.

“Kita nanti sebisa mungkin menjaga biar dia tumbuh. Terus tanaman yang dibagi ke ibu-ibu tadi, nanti akan kita tanam di rumah dan di sekitar Balai Posyandu 6 SPM biar terlihat hijau,” ungkap Nia.

Bagi warga Kalipancur, kegiatan tersebut bukan sekadar mengubah sampah menjadi tumpukan yang terangkut ke TPA. Ada pekerjaan lanjutan yang lebih panjang: memastikan pohon yang hari ini ditanam bisa tumbuh dan menjadi bagian dari ruang hijau lingkungan.

Sebab, jalan yang bersih mungkin bisa tercipta dalam sehari. Tetapi membuat lingkungan tetap bersih dan hijau membutuhkan kebiasaan yang dipelihara setiap hari.(HS)

Jateng Siapkan 10.000 Vaksin Rabies Gratis, Status Bebas Sejak 1997 Tetap Dijaga