HALO SRAGEN – Kabupaten Sragen dipercaya menjadi salah satu daerah pilot project pelaksanaan Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Indonesia.
Hal ini terungkap dalam sosialisasi Gerakan Genting yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Sragen di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Jumat (25/7/2025).
Kegiatan sosialisasi dihadiri langsung Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Wakil Bupati Suroto, Sekda Hargiyanto, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pengendali Genting Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas, jajaran pengurus PKK kabupaten, ketua PKK kecamatan, serta para pemangku kepentingan terkait.
Ketua Tim Pengendali Genting Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan program nasional yang bertujuan menurunkan angka stunting melalui skema orangtua asuh bagi anak-anak berisiko stunting. Kabupaten Sragen termasuk salah satu dari beberapa daerah di Indonesia yang ditunjuk untuk melaksanakan pilot project ini.
“Sragen dipercaya menjadi pilot project Gerakan Genting dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN,” kata Linda, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Menurut dia, upaya penanganan stunting menjadi tanggung jawab bersama, agar bisa menunjukkan hasil yang maksimal dalam menurunkan stunting.
Di Jawa ini, ada dua yang ditunjuk sebagai percontohan, yakni Kabupaten Sragen dan Batang.
Maka dari itu dia mengajak semua pihak di Sragen untuk bersyukur dan berbangga, karena itu artinya ada banyak perhatian untuk wilayah ini.
“Ada banyak optimisme untuk Sragen supaya melaksanakan program ini dengan baik,” jelas Linda.
Menurut Linda, program ini esensinya dapat mengikis stunting di Kabupaten Sragen dengan melibatkan masyarakat secara luas jadi ada beberapa intervensi yang bisa diberikan bisa berupa nutrisi Rp15.000 sehari selama 6 bulan.
“Jadi, totalnya Rp2.700.000 untuk satu anak. Datanya sudah dilakukan, pengecekan ke lapangan tahun 2024 lalu oleh Kemendukbangga yang didampingi oleh kader-kader kita di lapangan,” lanjutnya.
Dengan menjadi pilot project, Sragen diharapkan dapat menjadi model bagi kabupaten lain di Indonesia dalam penanganan stunting berbasis gotong royong dan kepedulian sosial.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, mengapresiasi penunjukan Sragen sebagai pilot project Genting.
Menurutnya, ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Sragen untuk membuktikan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting di daerah.
“Gerakan Genting ini membutuhkan kerja bersama seluruh pihak. Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri. Perlu melibatkan partisipasi masyarakat, ASN, dan semua stakeholder agar anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” tegas Bupati. (HS-08)