HALO KENDAL – DPRD Kabupaten Kendal mengingatkan terkait kenaikan pajak dan retribusi daerah, supaya jangan sampai membebani masyarakat, terutama rakyat kecil yang rentan terdampak kenaikan biaya hidup.
Pemerintah Kabupaten Kendal diminta tetap memprioritaskan belanja infrastruktur dan kebutuhan masyarakat, serta memastikan pengawasan ketat agar realisasi anggaran sesuai rencana.
Hal itu disampaikan beberapa anggota fraksi, usai Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Penyampaian Raperda APBD Perubahan Tahun 2025, di ruang Paripurna DPRD Kendal, Selasa (12/8/2025).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kendal secara resmi menyampaikan kenaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD Perubahan 2025 sebesar Rp 69,4 miliar, dari Rp 636,84 miliar menjadi Rp 706,24 miliar.
Sumber terbesar kenaikan berasal dari sektor pajak daerah yang naik Rp 42 miliar, dari Rp 368 miliar menjadi Rp 411 miliar. Pajak Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) menjadi penyumbang utama dengan lonjakan dari Rp 125 miliar menjadi Rp 163 miliar atau naik Rp 38 miliar.
Selain itu, sektor retribusi daerah juga mengalami kenaikan Rp 10,2 miliar, dari Rp 238 miliar menjadi Rp 248 miliar. Hal itulah yang menjadi catatan bagi para legislator, terlebih kondisi perekonomian saat ini dinilai masih lesu dan sensitif terhadap kenaikan pajak.
“Pemerintah daerah harus mencari terobosan sekaligus rekor baru jika berhasil dicapai. Namun kalau tidak tercapai, itu bagaimana? Jadi jangan hanya angka-angka saja yang ditonjolkan, tapi perlu realitasnya,” ujar Sulistyo Ari Bowo, Anggota Fraksi PKS.
Senada disampaikan Muhamad Arkham, dari Fraksi PAN. Menurutnya kenaikan target PAD harus realistis. “Kalau tidak realistis, percuma dinaikkan,” tegasnya.
Sementara Ketua DPRD Kendal, Mahfud Shodiq dari Fraksi PKB, juga mempertanyakan alasan kenaikan target PAD. Menurutnya, untuk tahun lalu saja tidak terealisasi.
“Tahun lalu saja tidak terealisasi (target), kenapa sekarang harus naik? Mestinya bertahan saja dulu pada target sesuai realisasi tahun lalu,” tandasnya. (HS)