in

Siapkan Generasi yang Kompetitif, Disporapar dan Komisi D DPRD Kendal Gelar Sosialisasi Pengembangan Pemuda

HALO KENDAL – Pengembangan Pemuda Transformatif, Partisipatif dan Inklusif di Era Disrupsi Menuju Kendal Handal jadi tema sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata dengan menggandeng Anggota Komisi D DPRD Kendal, di Balai Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Kendal, Selasa (11/4/2023).

Sosialisasi menghadirkan nara sumber Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid, Anggota Komisi D DPRD Kendal, Siswoyo (NasDem), Sulistyo Ari Bowo (PKS) dan Kholid Abdillah (PKB).

Achmad Ircham Chalid dalam sambutannya menyampaikan, sebagai salah satu perangkat daerah yang mempunyai tugas dan fungsi pengembangan kepemudaan, pihaknya menggelar kegiatan sosialisasi kepada para pemuda di Kendal.

“Jadi kegiatan sosialisasi ini kami lakukan dengan menghadirkan nara sumber dari beliau-beliau di Komisi D DPRD Kendal. Ini bentuk sinergitas antara dinas dan DPRD Kendal. Sehingga harapannya dengan kegiatan sosialisasi ini, generasi muda dapat mentransformasikan apa yang menjadi keunggulan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Ircham, para pemuda dituntut partisipasinya, sebagai generasi muda yang partisipasif dalam semua kegiatan. Menurutnya, wujud partisipasif pemuada Kendal tunjukkan, dengan mengikuti kegiatan dalam rangka sosoalisasi pengembangan kepemudaan.

“Harapan selanjutnya, panjenengan semua bisa terbuka, menyatukan semua perbedaan dalam semua kegiatan, yang menjadi harapan kita bersama. Sehingga mudah-mudahan kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi kita semua, dalam mempersiapkan pemuda yang produktif untuk menerima tantangan zaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D, Kholid Abdillah dalam pemaparannya menekankan, generasi muda di Kendal sudah harus menapakkan peran dalam bidang masing-masing untuk memberikan sumbangan bagi pembangunan bangsa.

“Generasi muda sudah fasih untuk menghadapi tantangan-tantangan di era digital. Cinta tanah air sifatnya terbuka bagi kita untuk berani bergaul, bersaing, dan menang di dalam persaingan antar bangsa. Saya rasa generasi muda sudah siap untuk itu,” tandasnya.

Di sisi lain, Kholid menyoroti peran pemuda dalam dunia politik. Ada beberapa alasan mengapa anak muda penting untuk berpolitik. Pertama, anak muda adalah generasi penerus.
“Lambat laun yang saat ini sedang menjadi Presiden, Anggota Legislatif dan semua sektor akan mengalami penuaan. Mau tidak mau anak muda yang akan menggantikan mereka, bahkan harapan dari orang tua agar anak muda banyak mengisi ruang di jajaran eksekutif, legislatif serta yudikatif, dan juga beberapa posisi penting di negeri ini,” ujarnya.

Regenerasi adalah sebuah kepastian, maka dari itu harus banyak anak muda yang terjun ke politik agar bisa mengganti orang-orang yang produktivitasnya mulai menurun baik di eksekutif maupun di legislatif.

“Di Kendal bupati kita itu masih muda, dari kalangan milenial. Kemudian di DPRD Kendal, ada beberapa anggota yang usianya di bawah 30 tahun. Itu seharusnya bisa menjadi contoh, betapa politik itu diminati generasi muda. Dan tidak ada salahnya kalau kita berpolitik,” imbuh politisi muda PKB tersebut.

Senada disampaikan Siswoyo, yang juga Anggota Komisi D DPRD Kendal. Menurutnya pemuda di daerah dituntut mampu mengembangkan potensi dirinya dalam merintis jalan, melakukan terobosan dan menjawab tantangan zaman, serta memberikan jalan keluar atas pelbagai permasalahan yang terjadi di sekitarnya.

Politisi NasDem tersebut menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya mewujudkan generasi penerus yang sehat serta memiliki karakter serta memiliki komitmen dan kompetensi unggul dan berdaya saing global dalam pelbagai kegiatan guna melanjutkan pembangunan bangsa dan negara.

“Oleh sebab itulah, maka diperlukan penataan dan pengembangan kepemudaan secara menyeluruh agar pemuda mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional yang dituangkan dalam bentuk peraturan daerah,” imbuh Siswoyo.

Sedangkan nara sumber terakhir, Sulistyo Ari Bowo berharap, para pemuda Kendal mampu membangkitkan potensi diri sekaligus berperan aktif dalam mendukung terwujudnya pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, dan berdaya saing tinggi.

“Jadilah pemuda yang bermanfaat, tidak saja bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain, lingkungan, daerah dan bangsa, khususnya Kabupaten Kendal, sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kalian masing-masing,” harap politisi PKS tersebut.(HS)

Ganjar Kembali Beri Kejutan kepada Anak-anak Yatim, Ajak Bernyanyi dan Berbagi Cerita

Tiga Panti Asuhan di Semarang Dapat Bantuan Dari Pegadaian