HALO SEMARANG – Fabio Quartararo, pembalap tim Monster Energy Yamaha, gagal memperpanjang gelar juara dunia kelas utama MotoGP.
Pada MotoGP musim ini, El Diablo (Si Iblis) ganti dikalahkan Francesco Bagnaia, pembalap tim pabrikan Ducati.
Pada MotoGP 2021, El Diablo mampu mengatasi perlawanan Bagnaia.
Kendati gagal, Si Iblis tetap bangga dengan pencapaiannya.
Pasalnya, dia sudah menampilkan yang terbaik terutama pada balapan terakhir di Grand Prix (GP) Valencia, 6 November lalu.
Agar lebih mantap pada musim 2023, Quartararo ingin mempersiapkan diri lebih baik lagi.
‘’Ketika kehilangan titel seperti itu, Anda selalu menemukan hal positif, meski saat ini 99 persen negatif. Satu persen positif adalah dengan melihat empat bulan ke depan selagi menunggu balapan pertama, saya siap berlatih keras,’’ kata Quartararo seperti dilansir dari Speedweek.
Pada musim 2022 Ducati benar-benar mendominasi selepas merebut semua penghargaan yang ada.
Pabrikan Italia ini memenangi juara dunia pembalap, tim, dan konstruktor.
Dari sisi performa motor, Ducati juga tak tertandingi melalui hasil yang dipersembahkan Bagnaia, Enea Bastianini, dan Jack Miller.
Sebaliknya, cuma El Diablo yang bisa kompetitif di tim Yamaha.
Tiga pembalap Yamaha lain tak berdaya di lintasan.
Quartararo meminta timnya untuk membenahi performa motor.
Sebab, Yamaha masih kedodoran dalam urusan top speed. (HS-06)