HALO SPORT – Kendati kecil, peluang Manchester United (MU) untuk menembus Liga Champions musim depan belum tertutup.
Namun, agar mimpi itu bisa terwujud The Red Devils butuh bantuan tim lain termasuk Aston Villa dan Tottenham Hotspur.
Hingga laga ke-34 Liga Primer Inggris 2023-2024, Setan Merah berada di urutan keenam dengan mengoleksi 54 poin.
The Villans punya 67 angka dari 35 pertandingan, sedangkan Tottenhan mengemas 60 poin dari 33 partai.
Dengan sisa empat laga, MU sudah tak bisa menyalip untuk masuk zona Champions League.
Namun, Premier Leagues masih bisa mendapatkan jatah lima tempat untuk Liga Champions musim depan.
Caranya dengan berharap pada kiprah Villa di Europa Conference League.
Posisi kelima itulah yang menjadi satu-satunya harapan Bruno Fernandes dan kolega.
Saat ini, Premier League bersaing dengan Bundesliga (Liga Primer Jerman) dalam perolehan poin koefisien Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) musim ini untuk meraih satu spot tambahan Liga Champions musim depan.
Bundesliga sedang unggul dengan raihan 17,928 poin berbanding 17,375 poin milik Premier League.
Jerman juga masih memiliki tiga wakil pada semifinal tiga kompetisi antarklub Eropa, yakni Bayern Munich dan Borussia Dortmund di Liga Champions, serta Bayer Leverkusen di Liga Europa.
Sementara Inggris hanya diwakili Vila di Europa Conference League.
Dengan menyisakan dua laga semifinal dan satu laga final di setiap kompetisi, setiap kemenangan yang diraih wakil Jerman akan berbuah dua poin dibagi tujuh (jumlah wakil mereka di Eropa musim ini), sedangkan hasil imbang berbuah satu bagi tujuh.
Tambahan satu poin karena lolos ke final juga akan dibagi tujuh.
Pendek kata, kemenangan berbuah 0,286 poin, sedangkan hasil imbang dan lolos ke final berbuah 0,143 poin.
Bagi Villa, karena Inggris diwakili delapan tim musim ini, maka setiap kemenangan bernilai 0,25 poin (dua bagi delapan), sedangkan hasil imbang dan lolos ke final akan berbuah 0,125 poin (satu bagi delapan).
Melihat situasi itu MU memang sangat sulit untuk meraih tiket Liga Champions. (HS-06)