in

Serahkan Bantuan Alsintan, Bupati Kebumen Minta Petani Bentuk UPJA

Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tingkat Kabupaten Kebumen, berlangsung di halaman Pendopo Kabumian, Senin (17/8/2026). (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani meminta para kelompok tani penerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan), untuk membentuk Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).

Hal itu disampaikan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam rangkaian Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tingkat Kabupaten Kebumen, berlangsung di halaman Pendopo Kabumian, Senin (17/8/2026).

Penyerahan bantuan dengan total 115 unit tersebut, dilaksanakan usai upacara, kepada 103 kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), serta Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).

Adapun jenis alsintan yang diberikan meliputi 7 unit combine harvester besar, 11 unit traktor roda crawler atau rotavator, 5 unit traktor roda empat, 15 unit traktor roda dua, 38 unit pompa air 3 inch, 10 unit pompa air 4 inch, 10 unit pompa air 6 inch, 1 unit traktor rotary, 1 unit alat pencacah pupuk organik (APPO), serta 17 unit hand sprayer.

Dari keseluruhan jumlah tersebut, penyerahan secara simbolis diberikan kepada 17 kelompok tani atau gapoktan yang mencakup 21 unit alsintan.

Dalam arahannya saat menyerahkan bantuan tersebut, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani berpesan agar seluruh alsintan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh para petani.

“Saya berpesan agar alsintan yang diterima ini dirawat dan digunakan dengan sebaik-baiknya, karena tujuannya adalah untuk mempercepat waktu pelaksanaan pekerjaan, menambah volume capaian pekerjaan, menghemat biaya operasional, mengatasi kekurangan tenaga kerja, serta meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi,” ujar Bupati, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Ia juga menegaskan agar pemanfaatan alsintan benar-benar sesuai peruntukannya, rutin dipelihara oleh kelompok penerima, serta dijaga agar tidak mangkrak, hilang, ataupun diperjualbelikan.

“Kelompok tani atau gapoktan penerima juga harus membentuk UPJA agar pengelolaan alsintan ini bisa menjadi usaha komersial yang bermuara pada peningkatan pendapatan petani,” kata dia.

Sementara itu dalam Upacara HUT Kemerdekaan RI, pengibaran sang saka Merah Putih dilaksanakan oleh petugas paskibra, yang terdiri atas Annisa Rahma dari SMA Negeri 1 Kebumen sebagai pembawa baki, Bilal Lathif dari SMA Negeri 1 Gombong sebagai pengerek bendera, Fahri Ardiansah dari SMA Negeri 1 Gombong sebagai pembentang bendera, serta Ikhsan Z. dari SMA Negeri 2 Kebumen sebagai Danpok 8.

Rangkaian upacara kemudian diisi dengan penyerahan remisi umum tahun 2026 kepada para narapidana dan pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan di Rutan Kebumen.

Seluruh rangkaian kegiatan di Pendopo Kabumian tersebut kemudian ditutup dengan agenda ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Bumi Wira Bhakti yang dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kebumen.

Usai ziarah, Bupati beserta jajaran Forkopimda kembali ke Pendopo Kabumian untuk mengikuti dan menyaksikan detik-detik proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara secara daring. (HS-08)

 

 

Peringati HUT RI, Ketua DPRD Boyolali : Harus Ada Kekompakan

90 Warga Binaan Rutan Banjarnegara Terima Remisi, Dua Langsung Bebas