in

Seorang Pemuda Meninggal Dunia di Rumah Temannya di Tembalang, Ada Luka Lebam di Tubuh

Lokasi rumah pria ditemukan meninggal dunia dengan luka lebam di Perumahan Emerald Indah Blok C 7 No 9 RT 7 RW 24, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Kamis (14/9/2023).

HALO SEMARANG – Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia di rumah Perumahan Emerald Indah Blok C 7 No 9 RT 7 RW 24, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Kamis (14/9/2023) siang.

Informasi yang diperoleh, korban bernama Alif Anwar warga Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Saat dilakukan pemeriksaan, kepolisian menemukan sejumlah luka lebam pada tubuh korban yang berusia 18 tahun itu.

Kasubnit Resmob Satreskrim Polretsabes Semarang, Ipda Dimmas Prawira mengatakan, dari hasil pemeriksaan, jenazah tersebut diduga menjadi korban kekerasan. Meski demikian, kepastian penyebab kematian korban akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSUP Kariadi.

“Ini sementara masih diduga adanya tindak kekerasan tapi kami masih mendalami. Untuk tempat kejadian perkara sendiri kami juga belum mengetahui, kami masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya di lokasi kejadian.

Sementara itu, pemilik rumah yang juga ibu teman korban, Astuti (38) menerangkan, korban dinyatakan meninggal dunia pukul 13.00 WIB. Lokasi meninggalnya korban juga bukan merupakan tempat tinggalnya.

“Dia sering main di sini dan kenal akrab sama anak saya,” ungkapnya.

Astuti menambahkan jika korban datang bersama anaknya pada pukul 04.00 WIB. Korban juga sudah terlihat ada luka lebam di tubuhnya.

“Saat datang kondisinya sudah memiliki luka lebam dan setelah itu tidur sampai siang. Dan saat dibangunin sudah tidak ada,” paparnya.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan jika dia tidak mengetahui penyebab kenapa korban mengalami luka lebam. Tapi berdasarkan informasi yang dia dapat, korban dikeroyok sekelompok orang sebelum datang ke rumahnya.

“Kurang jelas juga. Katanya habis dikeroyok,” imbuhnya.

Selain itu mengenai latar belakang keluarga korban, Indri juga kurang paham. Tetapi kata anaknya, korban diusir dari rumah.

“Katanya diusir dari rumah sehingga nggak tahu pulang ke mana,” tutupnya.(HS)

Damkar Kota Semarang: Kasus Kebakaran Didominasi Akibat Ilalang Kering

Bantuan 20 Mesin Kapal Disalurkan Pemkab Kendal Kepada KUB Nelayan