in

Semua Mendapatkan Hak yang Adil

HALO SPORT – Davide Tardozzi, manajer tim Ducati Lenovo, menyatakan dua pembalapnya, Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini, tak bakal takut kalah saing dari para pembalap tim satelit Ducati.

Delapan pembalap Ducati akan bersaing lebih sengit pada MotoGP 2024.

Pada musim lalu pembalap utama tim pabrikan Ducati, Bagnaia, harus bersaing ketat dengan Jorge Martin (Prima Pramac Racing Ducati) dan Marco Bezzecchi (VR46 Ducati).

Tahun ini Marc Marquez (tim Gresini Racing Ducati) digadang-gadang bakal jadi ancaman baru.l
Marc meninggalkan Repsol Honda dan meneken kontrak setahun dengan Gresini.

Sederet rider Ducati lain juga disebut akan membuat persaingan internal kian ketat.

Terkait masalah itu, Tardozz menegaskan delapan pembalap Ducati akan mendapatkan haknya secara adil sebagaimana ditulis di kontrak.

’’Saya bisa melihat semua data dari semua pembalap, tapi, kami tak akan pernah menghentikan salah satu tim lain melawan tim utama. Mereka memiliki hak untuk melakukan yang terbaik,’’ ujar Tardozzi seperti dilansir dari Motosan.

Menurut Davide, mentalitas tak takut kalah saing ini membuat timnya terdorong melakukan sesuatu yang lebih baik.

’’Ini adalah mentalitas Ducati. Kami ingin memberikan hal-hal lebih baik dan untuk memberikan para pembalap motor terbaik,’’ paparnya.

Tardozzi sangat yakin Bagnaia bisa kembali menjadi juara dunia MotoGP.

Dia juga berharap Bastianini menjadi lebih konsisten setelah tampil buruk pada musim lalu.

Dengan menurunkan empat tim, Ducati diprediksi bakal kembali mendominasi balapan. (HS-06)

Indonesia akan Berangkatkan 241 Ribu Calon Haji

Presiden Minta Layanan Digital Pemerintah Dipadukan