HALO PEKALONGAN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memastikan semua warga korban bencana tanah longsor dan banjir, akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah M Yulian Akbar, pada Acara Podcast Terobosan OPD Pekalongan (TOP) LPPL Radio Kota Santri Pekalongan, baru-baru ini.
“Semua korban dipastikan mendapat bantuan melalui APBD, pasca masa tanggap darurat selama 14 hari ini diupayakan akses jembatan yang putus segera rampung,” kata dia, seperti dirilis pekalongankab.go.id.
Sekda juga memaparkan, selain pembukaan jalur dan pembersihan wilayah, pemerintah juga telah memperbaiki kerusakan jaringan listrik di wilayah Kecamatan Petungkriyono.
Pemerintah juga memperioritaskan ketersediaan sembako, kebutuhan air bersih, dan perbaikan fasilitas umum seperti sekolah.
Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menekankan pentingnya percepatan penanganan agar masyarakat terdampak dapat segera menerima bantuan dan kembali menjalankan aktivitas dengan normal.
Pihaknya juga berharap sekolah-sekolah yang terdampak bencana sudah dapat digunakan kembali.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam penanganan awal, namun percepatan harus terus dilakukan, termasuk pengerahan alat berat ke wilayah yang masih terhambat pembersihan lumpur,” terangnya.
Ditambahkan Munir, Jika memungkinkan pihaknya menekankan pentingnya percepatan penggunaan Dana Tak Terduga (DTT) untuk penanganan bencana. (HS-08)