in

Sanggar Teater di Kendal Persembahkan Drama Teatrikal Perjuangan di Hari Pahlawan

Drama teatrikal pelaku seni, dalam peringatan Hari Pahlawan, di Alun-alun Kendal, Kamis (10/11/2022).

HALO KENDAL – Para pelaku seni di Kendal mempersembahkan pertunjukan seni drama treatrikal perjuangan pahlawan, usai pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Pahlawan, di Alun-alun Kendal, Kamis (10/11/2022).

Ada sekitar 17 pemeran yang terlibat dalam pertunjukan. Mereka menggambarkan bagaimana para pahlawan berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan tanah air.

Para pemeran lengkap memakai busana adat jawa tradisional dan pakaian petani, juga dengan pakaian pasukan pejuang kemerdekaan lengkap dengan replika senjata.

Bahkan mereka mampu menghadirkan suasana perjuangan pertempuran di Surabaya, saat memerankan drama teatrikal. Selain drama, para pelaku seni juga memasukkan narasi dalam bentuk puisi.

Ditambah efek sound pertempuran dipadukan musik nyanyian perjuangan yang mengiringi pertunjukan, membawa para penonton merasa dibawa kepada masa dulu.

Menurut sang sutradara drama teatrikal, Ahmad Sofyan, ada tiga sanggar yang mengikuti pertunjukan, yakni Teater Semut, Teater Atmosfir dan Teater Taksu, serta diikuti Plataran Sastra Kaliwungu dan Komunitas Tari Kendal.

Menurutnya, drama teatrikal yang ditampilkan, untuk mengenang masa lalu atas perjuangan mempertahankan kemerdekaan, dan penampilan itu pun mendapat sambutan hangat dari peserta upacara.

“Sesuai dengan moment Hari Pahlawan, kita bersama teman-teman teater mengangkat tema perjuangan Bung Tomo di Surabaya, pada tanggal 10 November 1945,” ujarnya.

Sofyan mengatakan, drama teatrikal yang disajikan, disisipi pesan dan harapan, generasi muda selalu mengingat dan menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah merebut serta mempertahankan kemerdekaan.

Dirinya pun mengungkapkan, perjuangan pahlawan bukan hanya tercatat di buku-buku sejarah dan disediakan di perpustakaan saja. Namun bisa disajikan dalam bentuk lain.

“Untuk itu, kami bersama teman-teman teater dan sanggar yang ada di Kendal, mengaplikasikan perjuangan dalam bentuk karya seni pertunjukkan ini,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki usai menjadi inspektur upacara Hari Pahlawan mengapresiasi pertunjukan drama teatrikal perjuangan masyarakat Surabaya.

Menurutnya; momentum peringatan Hari Pahlawan, bisa diambil hikmahnya oleh generasi muda dalam meneruskan perjuangan, dengan hal yang positif dan berpartisipasi dalam pembangunan.

“Generasi muda harus berbuat positif untuk daerahnya. Hindari narkoba dan perbuatan melanggar hukum seperti tawuran. Ayo kita bersama, bangun dan majukan Kabupaten Kendal,” ungkap Wabup. (HS-06)

Kirab Merah Putih untuk Memperingati Hari Pahlawan di Kota Semarang

Kirab Bendera 1001 Meter dan Khidmadnya Peringatan Hari Pahlawan di Simpanglima Semarang