HALO SPORT – Bernardo Silva, gelandang Manchester City, sangat kecewa dengan timnya sendiri setelah kalah 1-2 dari Manchester United (MY).
Bernardo menyebut City main seperti anak-anak di skuad U-15.
Kekalahan ini mencerminkan situasi mereka yang rapuh.
Itu adalah kekalahan kedelapan dalam 11 laga terakhir, dengan hanya satu yang berhasil dimenangi.
’’Kita tak bisa menyebut ini soal beruntung atau tidak beruntung,’’ ungkap Bernardo seperti dilansir dari Sky Sports.
’’Kami harus bercermin. Hari ini pada menit terakhir, kami bermain seperti tim U-15,’’ tambah pemain asal Portugal ini.
Hasil negatif dalam derby itu membuat posisi The Citizens turun ke urutan kelima dari posisi keempat.
Kedudukan The Sky Blues digeser Nottingham Forest yang naik ke peringkat keempat.
Sejak ditinggal gelandang bertahan Rodri dan badai cedera yang menimpa, Si Biru Langit berubah jadi tim kalahan.
Manajer Pep Guardiola enggan menyalahkan krisis cedera yang melanda skuadnya.
Pria berkebangsaan Spanyol itu mengaku belum menemukan solusi atas masalah yang muncul.
Saat menjamu MU, Kevin de Bruyne dan kolega tampil kurang mematikan.
Cuma tiga tembakan ke gawang yang dilepaskan sepanjang 2 kali 45 menit.
Tren buruk yang dialami Manchester Biru terus terjadi sekalipun banyak pemain yang sudah pulih dan kembali bermain.
’’Saya harus menemukan solusi, tapi saya belum menemukannya,’’ kata Pep.
Pelatih berkepala pelontos ini membenarkan ada yang salah dengan timnya.
’’Saat ini kami tidak cukup bagus, sesederhana itu. Kami memang sedang tak baik-baik saja,’’ tegasnya.
Pep bertekad secepatnya menemukan cara untuk mengembalikan City kembali tampil kompetitif.
Pada partai selanjutnya di Premier League, De Bruyne dan kawan-kawan bakal dijamu Aston Villa, 21 Desember mendatang. (HS-06)