in

Sampah Liar Kian Menumpuk di TPS3R, Lurah Bandengan Kendal Minta Pengelola Pasang Pagar Seng

HALO KENDAL – Masih terjadinya aktivitas pembuangan sampah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di halaman Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Kelurahan Bandengan Kendal, pihak kelurahan meminta kepada pihak pengelola untuk memasang pagar seng.

Hal tersebut untuk mengantisipasi pembuangan sampah liar yang akhirnya merugikan warga setempat. Karena disamping menimbulkan bau yang tidak sedap juga dikhawatirkan menimbulkan penyakit.

Bukan hanya itu, bahkan pihak kelurahan juga memasang pengumuman peringatan, bahwa bagi yang membuang sampah di lokasi TPS3R akan dikenakan denda.

“Itu diduga buangnya pada malam hari. Harusnya lokasi halaman gedung TPS3R itu tertutup, supaya tidak dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah liar. Kami sudah minta kepada pengelola TPS3R untuk memasang pagar seng,” ujar Nur Ali, Lurah Bandengan saat dikonfirmasi, Selasa (2/9/2025).

Ia mengaku, pihaknya sudah berusaha, supaya TPS3R yang selama ini tidak beroperasi tersebut, bisa dimanfaatkan untuk kegiatan. Salah satunya sebagai bank sampah.

“Kami bersama TP PKK sudah memanfaatkan bangunan TPS3R ini sebagai bank sampah. Di mana masyarakat bisa menjual hasil pemilahan sampah dari rumahnya masing-masing yang bisa dimanfaatkan untuk ditukar dengan rupiah,” ungkap Nur Ali.

Dirinya juga menduga, sampah yang menumpuk di halaman TPS3R tersebut bukan hanya dari oknum warganya saja, tapi juga dari luar Bandengan.

“Ada kemungkinan sampah itu ulah orang tidak bertanggung jawab dari luar Kelurahan Bandengan. Karena si pelaku membuangnya saat malam hari, jadi tidak ada yang memergoki,” tandasnya.

Sementara, salah seorang warga Bandengan Triono mengaku terganggu dengan adanya tumpukan sampah di halaman gedung TPS3R. Menurutnya itu sangat berdampak pada lingkungan.

“Seharusnya pihak pengelola TPS3R bisa memaksimalkan fungsinya, karena itu dibangun dengan anggaran yang besar. Kemudian pengelola juga mengantisipasi adanya aksi buang sampah di halaman gedung, itu kan sangat mengganggu,” ujarnya dengan nada geram.(HS)

Peringati Hari Pramuka Ke-64, Kwarcab Kendal Gelar Jambore di Pantai Indah Kemangi

Polisi Amankan 1.747 Pelaku Aksi Anarkis saat Demo di Jawa Tengah