in

Sambut HUT Ke-5, Ini yang Dilakukan Relawan Eco Enzyme Nusantara Blora

Surelawan membuat cairan eco enzyme di ruang terbuka Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Jumat (26/7/2024). (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Komunitas sukarelawan Eco Enzyme Nusantara Blora, merayakan HUT Ke-5 organisasi itu, dengan membuat cairan eco enzyme, untuk membersihkan Sungai Grojogan yang kini keruh dan berbau.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DPUPR Blora, Pipit Windri Aryati, menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka perayaan Nasional Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-5 Komunitas Sukarelawan Eco Enzyme Nusantara, yang akan dirayakan pada 20 Oktober 2024 mendatang.

“Pembuatan eco enzyme dilakukan Selasa 23 Juli 2024 dan Jumat 26 Juli 2024 masing-masing 100 liter,” jelas Pipit, seperti dirilis blorakab.go.id.

Dia mengatakan, tema yang diambil dalam kegiatan itu, adalah “Berbagi untuk Bumi” sebuah gerakan serentak penyelamatan lingkungan dari sampah organik.

“Jadi jika setiap wilayah membuat eco enzyme 100 liter, maka seluruh Nusantara mencapai 20 ton eco enzyme untuk bumi Indonesia,” kata dia.

Menurut Pipit, telah tersedia 60 kilogram sampah organik berupa kulit pisang, kulit buah semangka, kulit melon, kulit jeruk, kulit nanas, kulit buah naga, bunga kenanga dan pandan. Bahan-bahan dari limbang tersebut, akan diolah dengan cara fermentasi menjadi eco enzyme.

Adapun 200 liter hasilnya, akan dibagikan kepada warga masyarakat, untuk kemudian bersama-sama dikembalikan ke bumi. Cairan eco enzyme itu akan dituang ke Sungai Grojogan, yang membelah tengah kota Blora.

“Saat ini air sungai keruh dan berbau. Dengan adanya gerakan penuangan Eco Enzyme sangat diharapkan kembali airnya jenih dan banyak ikannya,” kata dia.

Lebih lanjut Pipit mengatakan, gerakan penyelamatan lingkungan tersebut dilaksanakan karena nuraninya terpanggil untuk ikut bertanggung jawab kepada kelestarian lingkungan.

“Dengan membuat eco enzyme yang dibagikan ke anggota masyarakat dan dituangkan ke sungai kita telah belajar berbagi dan ikut andil menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama umat dan untuk anak cucu serta memberi kontribusi positif bagi kelestarian lingkungan hidup,” tuturnya.

Eco enzyme atau juga dikenal sebagai ramuan 3 Magic, adalah cairan hasil fermentasi dari campuran buah-buahan, sayuran, dan gula yang diolah secara alami.

Proses fermentasi ini melibatkan mikroorganisme seperti bakteri asam laktat dan ragi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Samgautama Karnajaya menyampaikan apresiasi kepada relawan yang terus bersemangat sesarengan membuat cairan eco enzyme ramah lingkungan.

“Kami memberikan apresiasi positif atas kiprah yang telah dilakukan oleh para Relawan Eco Enzyme Nusantara Blora,” kata Kepala DPUPR Kabupaten Blora Samgautama Karnajaya.

Ia mengatakan pembuatan cairan Eco Enzyme tidak hanya kali ini saja, sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2023 bekerja sama dengan SMPN 6 Blora, SD Katolik Krida Dharma, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora.

“Semoga langkah cerdas dan memberi nilai manfaat bagi kehidupan manusia yang dilaksanakan oleh para relawan Eco Enzyme Nusantara Blora mampu memberi motivasi dan inspirasi bagi masyarakat khususnya di Blora,” ungkapnya. (HS-08)

Bupati Blora Ajak IPPK Berperan Aktif Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Rayakan HUT, Rombongan Pemkab Klaten Ziarah ke Makam Kiai Mlati hingga Tokoh Pendahulu