in

Salahkan Ducati karena Campakkan Martin

HALO SPORT – Legenda MotoGP asal Australia, Casey Stoner, menyalahkan Ducati karena mencampakkan Jorge Martin dan memilih Marc Marquez sebagai pembalap tim pabrikan mulai musim depan.

Stoner (39) menyatakan Martin lebih pantas menjadi tandem Pecco Bagnaia.

’’Ini adalah musim yang menarik seperti tahun lalu. Martin dan Bagnaia menemukan batas-batas motor ini dengan cara yang lebih sederhana, terutama dalam balapan panjang,’’ kata Stoner seperti dilansir dari Motosan.

Stoner memuji konsistensi dua pembalap Ducati itu.

’’Anda membayar mahal untuk setiap kesalahan. Anda berjuang untuk mencetak poin, kemudian keuntungan menguap dan sebagai tambahan ada lomba sprint,’’ jelasnya.

Namun, Casey mengkritik keberadaan sprint race.

Juara dunia MotoGP 2011 bersama Ducati ini menambahkan mengerjakan set-up dua kali merupakan sebuah kerja yang sangat berat.

’’Anda tak hanya balapan untuk bisnis, Anda balapan juga untuk gairah dan bersenang-senang,’’ ujar Stoner.

Dia memahami keputusan Ducati memilih Marquez, tapi ’’bukan berarti itu benar’’.

Pasalnya, musim ini rider yang paling menonjol di lintasan adalah Jorge dan Pecco.

’’Jorge telah menunjukkan apa yang mampu dilakukannya. Dia pantas berada dalam posisi untuk melakukannya,’’ ungkapnya.

Stoner tahu persis strategi pabrikan Italia itu.

’’Saya mengenal Ducati dan tahu apa yang mereka siap lakukan untuk menang,’’ tegasnya.

Prioritas Si Merah adalah tak membiarkan Pecco, juara dunia MotoGP 2022 dan 2024, meninggalkan mereka.

Ducati memang sudah siap untuk kehilangan Martin, Enea Bastianini, dan Marco Bezzecchi. (HS-06)

Jones Masih Sakti, Miocic Pastikan Pensiun

Tempatkan Setan Merah pada Posisi yang Semestinya