in

Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah Per Bulan, Pengusaha Asal Kendal Ini Jelaskan Manfaat Masing-masing Jenis Madu

Akso Abi Nur Ilahi, penghasil madu sukses Kendal, saat ditemui di kediamannya, Gang Pertukangan, Desa Tratemulyo, Kecamatan Weleri Kendal, Senin (28/8/2023).

DI Indonesia ada berbagai macam jenis madu yang sangat populer. Bahkan setiap daerah memiliki ciri khas madu yang berbeda-beda. Sebab bentuk dan warna madu sangat dipengaruhi oleh sumber “makanan” si lebah. Baik itu dari bunga-bunga maupun pohon buah-buahan.

Selain dikenal sebagai pemanis alami, madu juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Mulai dari menjaga daya tahan tubuh, mengobati batuk, mempercepat penyembuhan luka, hingga sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan.

Hal tersebut disampaikan Akso Abi Nur Ilahi (38), selaku pemilik CV Apik Jaya Madu, penghasil madu sukses di Kendal, yang mampu meraup keuntungan Rp 50 juta perbulan saat ditemui di kediamannya, Gang Pertukangan, Desa Tratemulyo, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Senin (28/8/2023).

Menurutnya, madu memang terkenal sebagai pemanis alami yang lebih sehat jika dibandingkan dengan gula. Madu jika dikonsumsi secara teratur dengan porsi yang sesuai, sangat baik dalam manfaat kesehatannya.

Pada kesempatan tersebut dirinya membeberkan khasiat masing-masing dari madu. Yang pertama Akso Abi menyebut madu klanceng, adalah salah satu dari sekian jenis madu di Indonesia. Madu ini dihasilkan dari lebah klanceng atau trigona spp yang menghisap nektar dari bunga-bungaan.

Dikatakan, jika biasanya madu memiliki rasa manis, madu klanceng memiliki rasa asam. Selain itu, madu klanceng juga lebih encer dibandingkan madu jenis lainnya. Walaupun begitu, madu klanceng memiliki banyak penggemar karena khasiatnya.

“Madu klanceng memiliki segudang manfaat, di antaranya meningkatkan kekebalan tubuh, anti bakteri, sebagai obat untuk penyakit gula, jantung, dan stroke. Selain itu, karena madu klanceng adalah madu yang murni dihasilkan dari nektar bunga, madu ini tidak akan kadaluarsa,” terangnya.

Selanjutnya ada madu randu, menurut Akso Abi merupakan madu yang dihasilkan dari lebah apis mellifera yang digembalakan di kawasan yang didominasi oleh pohon randu.

“Madu randu ini merupakan madu yang memiliki rasa manis dan sedikit asam. Jika dibandingkan dengan jenis madu yang lain, madu randu merupakan madu yang paling banyak dikonsumsi, baik dikonsumsi secara langsung atau dipakai untuk campuran jamu,” ujarnya.

Akso Abi menjelaskan, khasiat madu randu pada umumnya sama dengan madu-madu yang lain, yaitu bisa digunakan sebagai pengobatan, kesehatan, dan kecantikan.

“Selain itu, khasiat madu randu yaitu meningkatkan daya tahan tubuh, menambah nafsu makan, menyembuhkan sariawan, menyembuhkan luka bakar dengam mengoleskan pada bagian yang terluka, bisa juga untuk kecerdasan otak dan sangat baik untuk pertumbuhan balita,” jelasnya.

Berikutnya ada madu multiflora, yang dihasilkan dari berbagai macam nektar oleh lebah berjenis apis mellifera. Lebah ini menurut Akso Abi, digembalakan di daerah perkebunan Jawa Timur di mana banyak variasi bunga di area tersebut.

“Madu Multiflora dipanen di tiap musim dan memilki ciri berwarna kuning coklat transparan. Rasa madu multiflora ini terbilang manis khas berbagai bunga dengan tekstur kental dan beraroma wangi ketika ditelan,” ujarnya.

Berbagai Manfaat

Akso Abi membeberkan, berbagai khasiat madu multiflora di antaranya, memperlancar fungsi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, menyembuhkan reumatik, mengobati anemia, meningkatkan nafsu makan, dan mengatasi tekanan darah rendah, serta dapat menurunkan demam

“Saran mengkonsumsi, cukup 2-3 sendok makan, di sore hari, sebelum tidur, pagi hari sebelum sarapan atau diminum dalam keadaan perut kosong,” bebernya.

Kemudian, lanjut Akso Abi, ada madu rambutan, yang dihasilkan oleh lebah yang diternakkan di sekitar perkebunan rambutan. Uniknya, madu ini memiliki rasa dan aroma mirip buah rambutan. Meski begitu, rasanya tidak semanis madu hutan. Madu ini memiliki warna kuning tetapi tidak keruh seperti madu kebanyakan.

“Madu rambutan juga mengandung fruktosa, glukosa, maltose, sukrosa, energi atau kalori per gram, enzim dan asam amino yang mudah diserap tubuh sehingga cocok untuk dikonsumsi masyarakat dengan aktivitas fisik dan energi berpikir setiap hari,” imbuhnya.

Khasiat madu rambutan, lanjut Akso Abi, menurunkan berat badan, membuat kulit bersih, menurunkan kadar kolesterol, menyehatkan jantung, memperkuat daya ingat, membersihkan pencernaan, membuat tidur lebih nyenyak, mengatasi susah buang air kecil, serta menjaga daya tahan tubuh.

“Takaran minum madu rambutan, dua sendok makan di pagi hari untuk dewasa, satu sendok makan di pagi hari untuk anak-anak, bisa diminum dengan air hangat dengan suhu maksimal 30 derajat celcius, baik diminum dengan air dingin atau air es, sebagai pemanis teh sebagai pengganti gula, sebagai olesan makanan seperti roti dan lain-lain,” ungkapnya.

Akso Abi menyebut ada juga madu kelengkeng. Menurutnya, jenis madu ini telah digunakan untuk kesehatan dan kecantikan, memiliki aroma yang sangat diminati oleh orang Indonesia dan memiliki rasa yang enak dan manis. Madu kelengkeng ini diproduksi terbatas karena hanya memanfaatkan musim buah kelengkeng saja.

“Para ilmuwan menyimpulkan mengganti gula dengan madu dapat meningkatkan mikroflora dalam usus, yang baik untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, kandungan alami madu berupa hidrogen peroksida yang berasal dari enzim lebah dapat bekerja sebagai antibiotik alami untuk luka bakar dan tergores,” imbuhnya.

Di sisi lain, Akso Abi mengungkapkan, dirinya saat ini menyediakan 18 jenis madu yang dipasarkan, dengan khasiat masing-masing. Dalam pemasaran, ia melayani pembelian partai kecil maupun besar, baik eceran, reseller, dropshiper, maklon.

“Ada empat kemasan, mulai 100 mililiter, 250 mililiter, 500 mililiter, 1 kilogram hingga curah untuk partai besar. Pembelian bisa melalui shopee tokopedia, Facebook dan Instagram. Produk kami sudah mengantongi perijinan PIRT halal dan sudah uji lab BPOM,” ungkapnya.

Sebagai penutup ia menyampaikan, bagi warga yang ingin mengetahui lebih jauh terkait budi daya penghasil madu dan juga ingin membeli, bisa datang langsung ke kediamannya di Gang Pertukangan, Desa Tratemulyo, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.(HS)

Pemprov Bersama Bank Jateng Luncurkan Implementasi Transaksi Non Tunai untuk Kemajuan Desa

Hadiri Groundbreaking Pabrik Panel Surya di KEK Kendal, Ini Harapan Menteri Agus Gumiwang