in

Ratusan Calon PPK di Batang Jalani Tes CAT, Komisioner KPU : Senior Harus Mau Belajar

Computer Asisted Test bagi 368 calon Panitia Pemilihan Kecamatan untuk Pemilu 2024, yang diselenggarakan KPU, di SMK Negeri 1 Batang. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, menggelar Computer Asisted Test (CAT), bagi 368 calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2024, yang sebelumnya telah lolos seleksi administrasi.

Pelaksanaan tes bekerja sama dengan SMK Negeri 1 Batang itu, menggunakan enam ruang laboratorium komputer di sekolah itu.

Pelaksanaan tes digelar dalam tiga sesi, yakni pertama 153 orang, kedua 132 orang, dan ketiga 75 orang.

Divisi Sosial Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sisdiklih Parmas dan SDM) KPU Batang, Laila Hamidah menyampaikan, salah satu tes yang diwajibkan adalah tes kompetensi teknologi informasi.

“Nanti kalau mereka sudah lolos dan jadi anggota Badan Ad Hock PPK, akan berhadapan langsung dengan berbagai layanan berbasis teknologi informasi, seperti Sidalih yaitu aplikasi untuk pemutakhiran data pemilih, untuk menghasilkan Daftar Pemilih Tetap (DPT),” kata dia setelah memantau CAT bagi calon PPK, di SMK Negeri  1 Kabupaten Batang, Selasa (6/12/2022).

Ia menegaskan, apabila petugas PPK tidak memahami teknologi informasi, tentu akan tertinggal jauh.

“Meskipun ada petugas PPK yang berusia lebih senior, tetap harus mau belajar teknologi informasi untuk memudahkan tugasnya. Beda dengan generasi milenial, yang sudah akrab dengan gawai sejak kecil, pasti bagi mereka lebih piawai,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Salah satu peserta tes, Deni mengatakan, di era digital telah menjadi hal wajar karena seluruh aktivitas masyarakat sudah memanfaatkan perantara teknologi informasi.

“Saya pasti siap menggunakan teknologi informasi, misalnya memanfaatkan aplikasi. Apalagi sekarang semua aktivitas sudah dilakukan secara digital,” ungkapnya.

Ia mendukung pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan Pemilu.

“Dengan menggunakan telepon pintar, pendataan akan lebih efisien karena petugas tidak perlu membawa kertas terlalu banyak. Tapi untuk pelaksanaan pencoblosan ya tetap pakai kertas,” ujar dia. (HS-08)

Baznas Batang Beri Pelatihan Boga pada Ustazah

ASN Kota Tegal Ikuti Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal DBHCHT