in

Rapid Antigen Negatif, Pengungsi Mamuju Langsung Karantina di Solo Techno Park

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, memberikan pengarahan kepada para pengungsi dari Mamauju. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Upaya Pemkot Surakarta menangani pendatang, dalam masa pandemi ini sungguh ketat. Hal itu antara lain terlihat saat Kota Surakarta menerima 54 pengungsi bencana gempa dari Mamuju Sulawesi Barat.

Segera setelah mendarat di Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Kamis, 21 Januari 2021 kemarin, mereka langsung diwajibkan menjalani rapid test antigen. Bagi yang hasilnya postif, langsung mendapat perawatan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Adapun yang negatif, tetap harus dikarantina selama 14 hari di Solo Techno Park.

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, mengatakan Pemerintah Kota Surakarta ikut prihatin serta membantu meringankan beban, dengan menyediakan tempat pengungsian di Solo Techno Park, dengan memberikan fasilitas tempat tidur yang nyaman, fasilitas olah raga serta makanan yang bergizi tiga kali sehari.

“Para pengungsi tidak boleh keluar dari Solo Techno Park, dan disediakan tempat berkunjung bagi keluarganya,” kata dia. (HS-08)

Guru Dituntut Optimalkan Konsentrasi Siswa 20 Menit Pertama

Plt Bupati Kudus Pacu Kinerja Maksimal Perangkat Daerah