in

Rakerkab KONI Kendal, Ada Penambahan Bidang dan Cabang Raga

Pengurus KONI Kendal dan Pengurus Cabang Olahraga, usai Rakerkab KONI Kendal 2023, di Geedung Abdi Praja Setda Kendal, Sabtu (23/12/2023).

HALO KENDAL – Perolehan 22 medali emas, 31 perak dan 50 perunggu mengantarkan Kabupaten Kendal meraih peringkat 12 di ajang Porprov Jawa Tengah XVI di Pati Raya. Hal tersebut merupakan sebuah torehan prestasi yang membanggakan, meski tidak meraih peringkat sepuluh besar seperti yang diharapkan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi, saat mengawali rapat kerja kabupaten (Rakerkab) KONI Kendal, di gedung Abdi Praja Setda Kendal, Sabtu (23/12/2023), yang diikuti pengurus dan perwakilan dari 48 cabang olahraga di bawah binaan KONI Kendal.

“Bayangkan di ajang Porprov Jateng sebelumnya, kita hanya mampu mendulang 11 medali emas dan menduduki rangking 18. Nah di ajang Porprov Pati Raya kemarin, kita mampu meraih 22 medali emas dan menduduki peringkat ke 12. Tentu ini sebuah prestasi yang patut kita syukuri dan banggakan. Tentunya, kita harus megapresiasi perjuangan dari para cabang olahraga,” ungkapnya, disambut tepuk tangan dari hadirin.

Untuk itu, lanjut Subur, perlu adanya evaluasi kinerja. Baik program dari KONI Kendal maupun pembinaan atau pelatihan kepada para atlet di tahun 2023. Sehingga di tahun 2024 nanti, semua bisa berjalan dengan baik dan dapat meraih prestasi yang membanggakan.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga menyampaikan, sebagai bentuk apresiasi kepada para atlet yang meraih medali, maka Pemkab Kendal memberikan penghargaan berupa bonus, yang dijadwalkan akan segera cair pada 2024 mendatang. Selain itu, ada apresiasi lain, kepada atlet peraih medali emas untuk dipekerjakan di dinas, dengan status sebagai tenaga alih daya (outsourcing).

“Ya karena ada beberapa atlet peraih medali emas di ajang Porprov Pati Raya yang sudah bekerja, dan ada juga yang masih sekolah atau kuliah, maka untuk pekerjaan kita berikan kepada atlet yang belum bekerja, kalau tidak salah ada empat atlet. Nanti rencananya akan ditempatkan di Disporapar Kendal dengan status outsourcing,” ungkap Subur.

Selain adanya penambahan bidang kesehatan di tubuh KONI Kendal, juga adanya cabang olahraga baru yang akan bergabung di KONI Kendal, yaitu cabang olahraga rugby dan selam.

“Ya tadinya ada tiga bidang di tubuh KONI Kendal, yaitu bidang organisasi, bidang binpres dan bidang sarpras, sekarang ada bidang baru, yaitu bidang kesehatan yang dipegang dokter Turidin. Tadinya kesehatan dibawah naungan bidang binpres, sekarang berdiri sendiri supaya lebih maksimal,” jelas Subur.

“Kemudian perlu saya sampaikan, nantinya ada dua cabang olahraga yang akan bergabung di KONI Kendal yaitu rugby dan selam. Semoga bisa menambah kekuatan bagi Kabupaten Kendal, dan bisa berprestasi,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Subur juga menyayangkan ketidakhadiran delapan cabang olahraga dalam Rakerkab, tanpa memberikan alasan atau keterangan. Sehingga hal itu menjadi catatan khusus bagi dirinya dan organisasi KONI Kendal, untuk dibahas lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid mengatakan, untuk bonus para atlet peraih medali di ajang Porprov Jateng XVI Pati Raya sudah dianggarkan pada tahun 2024 mendatang, total sebesar Rp 5,1 miliar.

Dijelaskan, untuk perorangan peraih medali emas mendapatkan bonus Rp 50 juta, peraih medali perak mendapatkan bonus Rp 30 juta dan peraih medali perunggu Rp 20 juta. Kemudian untuk beregu, peraih medali emas mendapatkan bonus Rp 25 juta per orang, perak Rp 15 juta per orang dan perunggu Rp 10 juta per orang.

“Sedangkan untuk pelatih perorangan, peraih medali emas mendapatkan Rp 40 juta, perak Rp 20 juta dan perunggu Rp 15 juta. Serta untuk pelatih beregu, peraih emas mendapatkan Rp 45 juta, perak Rp 35 juta dan perunggu Rp 25 juta,” beber Ircham.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga berharap, dengan Rakerkab KONI Kendal 2023ùùģ bisa lebih mempererat hubungan silaturahmi antara Pemerintah, KONI dan cabang olahraga, sekaligus meningkatkan prestasi olahraga di Kendal. Menurutnya, olahraga telah menjadi sebuah gerakan bersama yang lahir dari kesadaran semua anggota, baik pemerintah, masyarakat dan semua stakeholder.

“Sehingga keberadaan KONI Kabupaten Kendal dan cabang olahraga harus dapat mengambil peran aktif dalam mengorganisir semua potensi olahraga yang ada, baik di masyarakat, kelembagaan maupun di lembaga pendidikan di Kabupaten Kendal,” imbuh Ircham. (HS-06)

Keseruan Puluhan Anak Panti Bermain Gamefantasi dan Makan Bersama di Mal Ciputra

Kapolda Jateng Cek Kesiapan Pos Terpadu Tol Kalikangkung