in

Puncak Musim Kemarau, Pemkab Rembang Imbau Masyarakat Waspadai Bahaya Kebakaran

 

HALO REMBANG – Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati mengimbau masyarakat di wilayahnya, untuk mewaspadai dan mencegah musibah kebakaran.

Dia mengatakan, pada puncak musim kemarau seperti saat ini, udara kering dan suhu panas, dapat meningkatkan kerawanan terjadinya kebakaran, yang bahkan bisa terjadi dalam skala luas.

Dengan mengutip data BPBD Rembang, dia menyebutkan pada 2021 lalu terjadi sekitar 40 kasus kebakaran.

Sementara pada Januari hingga Agustus tahun 2022 ini, sudah ada belasan kasus.

Maka dari itu dia meminta agar warga lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama yang berkaitan dengan api dan panas.

Berkaitan dengan antisipasi, BPBD mengajak masyarakat memahami masa-masa, di mana risiko terjadinya kebakaran cukup besar.

“Pada musim kemarau saat ini, apapun bisa terbakar. Untuk berhati-hati apabila membuang puntung rokok. Apabila mau ke mana-mana, mengecek dulu kompor gas sudah dimatikan atau belum, colokan listrik sudah tercabut apa belum,” tegasnya.

Selanjutnya, warga juga perlu mengingat bahwa kebakaran sering juga disebabkan karena bediang dan obat nyamuk.

Untuk itu warga jangan sampai meletakkan obat nyamuk di dekat kasur.

Pembakaran bediang untuk menghangatkan ternak, juga jangan ditempatkan di dekat jerami.

Jarwati juga mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak kemarau di Rembang berlangsung sampai September.

Namun demikian musim kemarau di Rembang cenderung masih ada hujan di beberapa wilayah, bahkan dengan intensitas tinggi.

“Musim sekarang sudah tidak bisa diprediksi lagi. Pagi ini panas, siang bisa-bisa mendung atau hujan,” imbuhnya.

Walaupun musim kemarau tahun ini tergolong basah, bencana kebakaran tetap mengancam.

“Rembang termasuk daerah yang pada saat siang hari cuaca cukup terik dan kering,” kata dia. (HS-08)

Pimpin Apel di Setda, PJ Bupati Pati Instruksikan Diskominfo segera Luncurkan Kanal Aduan

Dua Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Kaligawe Semarang