in

Problem Ban dan Kondisi Lintasan

HALO SEMARANG – Pol Espargaro gagal naik podium seperti ketika melakoni MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, 6 Maret silam.

Pada MotoGP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika, 20 Maret lalu, pembalap Repsol Honda ini hanya finis di posisi ke 12.

Padahal, Pol digadang-digadang bisa menjadi pemenang balapan di Mandalika.

Hal ini tak lepas dari hasil bagus saat tes pramusim.

Namun, hingga sesi kualifikasi adik kandung Aleix Espargaro itu harus puas mendapatkan start ke-16.

Pol juga kesulitan ketika membalap selepas trek basah karena hujan deras.

Dia menyebut masalah ban yang diberikan dan kondisi lintasan kotor yang membuatnya gagal melesat.

‘’Ini adalah balapan untuk bisa bertahan. Hal-hal di luar kendali kami telah mengubah situasi,’’ ujar Pol seperti dilansir dari Marca.

Dia mengaku sangat sulit mengendarai motor dengan baik.

Meski gagal bersaing di depan, Espargaro tetap bersyukur bisa finis di zona poin.

Dia bertekad untuk memperbaiki kesalahannya demi menjaga posisi di klasemen MotoGP 2022.

‘’Saya ingin minta maaf kepada tim karena saya pikir motornya berjalan dengan baik, dan saya bisa mencapai sesuatu yang lebih,’’ tandas rider asal Spanyol ini. (HS-06)

Pilih Tinggalkan Chelsea secara Gratis

Layak Masuk Partai Utama