HALO SPORT – Rencana pisah dari Ducati untuk menerima tawaran dari Yamaha kini semakin mungkin bagi tim Prima Pramac Racing.
Kepindahan Marc Marquez ke Ducati Lenovo pada MotoGP 2025 ikut mempengaruhi pergerakan tim-tim satelit yang akan habis masa kontraknya dengan tim utama.
Salah satu yang paling diperbincangkan adalah masa depan Pramac. Kepergian Pramac dari Ducati kian jelas setelah Marquez enggan dibuang ke tim satelit itu. Ada kemungkinan Pramac mengambil opsi tawaran menggiurkan Yamaha.
’’Saya pikir Paolo sedang tak senang dengan apa yang terjadi baru-baru ini,’’ tutur Alberto Vergani, seorang pengusaha dan mantan manajer Danilo Petrucci, seperti dikutip dari Speedweek.
Dia meyakini Campinoti sedang terlibat negosiasi dengan Yamaha.
Jika Pramac bertahan di Ducati, sejatinya mereka masih dapat menjadi tim satelit prioritas dengan pasokan motor pabrikan terbaru.
Namun di sisi lain, Pramac juga harus bersaing dengan tim milik Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46, yang membuat rivalitas prioritas mitra Si Merah makin panas.
Yamaha pun menyambut hangat Pramac jika mereka benar-benar mau bergabung selepas dua musim merana tanpa tim satelit.
Yamaha adalah salah satu tim raksasa MotoGP yang telah sukses mendominasi ajang balap motor ini selama 75 tahun.
Belum lagi, pada 2026, persaingan kelas utama seolah akan di-reset karena aturan penurunan kapasitas dari 1000cc menjadi 850cc.
’’Yamaha sudah bekerja sangat keras dan jika mendapat dukungan tim satelit dan orang yang tepat, maka kesuksesan bisa kembali dengan cepat,’’ tegas Vergani.(HS)