HALO SEMARANG – Fans dan mantan pemain Chelsea mulai kecewa dengan kinerja manajer Graham Potter.
Mereka kompak menyerukan pemecatan Potter.
Posisi mantan manajer Brighton & Hove Albion itu semakin sulit setelah The Blues disingkirkan Manchester City pada babak ketiga Piala FA 2022-2023.
Si Biru tak berdaya dan kalah telak empat gol tanpa balas.
Sebelumnya, klub London ini ditundukkan City 0-1 pada lanjutan Liga Primer Inggris.
Performa Chelsea di Premier League benar-benar amburadul.
Mereka terpuruk di urutan ke-10 dengan 25 poin dari 17 pertandingan.
Mason Mount dan kolega hanya bisa menang sekali dari delapan laga terakhir di semua kompetisi.
Mantan bek Chelsea, Frank Leboeuf, meminta manajemen untuk memecat Potter.
Leboeuf jengkel dengan kinerja pelatih berkebangsaan Inggris itu.
Sementara suporter The Blues menyayangkan keputusan pemilik baru Todd Boehly yang telah memecat Thomas Tuchel.
Boehly mendepak Tuchel dan menggantinya dengan Graham.
Potter masih kesulitan menaikkan penampilan Si Biru di lapangan.
Dari 18 partai, Mount dan kawan-kawan kalah enam kali, imbang empat kali, dan baru menang delapan kali.
Chelsea telah gagal di Piala Liga Inggris dan Piala FA, serta terseok-seok di Premiership.
Tugas ke depan Potter jelas tak mudah karena akan menghadapi Fulham dan Crystal Palace dalam lanjutan Liga Primer Inggris.
Jika hasilnya masih jeblok juga, Boehly sepertinya bakal memberhentikan Graham.
Boehly memang belum mewarisi kehebatan pemilik lama Si Biru, Roman Abramovich. (HS-06)