in

Ponpes Al-Ma’wa Kendal Gelar Aeromodelling Show

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat berkunjung ke Ponpes Al Ma’wa dan melihat langsung para santri menerbangkan pesawat aeromodeling.

HALO KENDAL – Para santri dan pecinta aeromodelling bakal beraksi dalam Live Aeromodelling Show, yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma’wa, Desa Sumbersari Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, 24 – 25 Januari 2026 mendatang.

Kegiatan dalam rangka akhirussanah Ponpes Al Ma’wa, diramaikan dengan penampilan demo aeromodelling dan paramotor. Selain itu juga diisi dengan pertunjukan reog, serta kesenian lokal lainnya.

Official Cabang Olahraga Aeromodelling Kendal, Acmad Sutrisno menyampaikan, kegiatan merupakan hasil kolaborasi dengan Ponpes Al Ma’wa.

“Kami sudah aktif mengembangkan ekonomi kreatif, melalui pembuatan pesawat aeromodelling sejak 2021. Selain mahir membuat, para santri Al Ma’wa saat ini sudah melihat cara menerbangkan unit pesawat aeromodeling,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Trisno sapaan akrab Anggota Polda Jateng itu menyebut, kegiatan yang digelar secara khusus dalam rangka memperingati akhirussanah ponpes terbuka untuk umum.

“Semoga kegiatan sukses digelar, dan para tamu undangan maupun masyarakat umum bisa terhibur. Selain itu kegiatan diharapkan bisa menghidupkan para pelaku UMKM yang ada di sekitar Ponpes Al Ma’wa,” jelasnya.

Sementara itu pengasuh pondok pesantren Al Ma’wa, KH Ahmad Munawar mendukung kegiatan Live Aeromodelling Show dalam rangka akhirussanah ponpes yang dipimpinnya.

“Kami berharap, ke depannya para santri Al Ma’wa bisa lebih banyak berkarya dan berinovasi. Kami selaku pengelola ponpes sepenuhnya mendukung penuh prestasi.para santri,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyempatkan diri berkunjung ke Ponpes Al Ma’wa dan melihat langsung para santri saat membuat pesawat aeromodelling dan menerbangkannya.

Dirinya mengapresiasi apa yang menjadi krativitas para santri dalam membuat produk pesawat aeromodelling. Menurutnya para santri ponpes memiliki potensi menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengoptimalkan pesantren, agar bisa melahirkan sumberdaya insani dengan kemampuan yang lebih lengkap.

Jadi pesantren tidak hanya menjadi tempat pesemaian bagi pendidikan karakter dan akhlak generasi penerus bangsa saja, tapi juga dapat memperkuat dan meningkatkan perekonomian berbasis ponpes,” ungkap Taj Yasin sapaan akrabnya.

Ia juga berharap, ponpes diimbangi dengan kesiapan para santri dalam menghadapi tantangan ekonomi, di tengah kemajuan teknologi dan industri global pada masa mendatang.(HS)

Gandeng Lembaga Psikologi, Rutan Pekalongan Gelar Skrining Stres Bagi Warga Binaan

Dari Meja Pelayanan ke Ruang Disertasi: Elly Asmara dan Gelar Doktor yang Lahir dari Rasa Penasaran