in

Polsek Bogorejo Polres Blora Gelar Silaturahmi Dengan Perguruan Silat

Kegiatan silaturahmi Kapolsek Bogorejo, AKP Budi Yuwono dengan perguruan silat di wilayahnya. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO BLORA – Polsek Bogorejo Polres Blora menggelar silaturahmi bersama pengurus perguruan silat di wilayah kecamatan Bogorejo.

Kegiatan tersebut digelar untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi bersama dengan pengurus perguruan silat yang ada.

Kapolsek Bogorejo, AKP Budi Yuwono, mengatakan kegiatan ini menindak lanjuti arahan pimpinan, bahwa silaturahmi yang sudah terjalin antara Polri dengan perguruan silat, terutama para pengurus untuk terus dilaksanakan.

Para Ketua dan pengurus perguruan silat ini, juga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.

“Kita sepakat semua perguruan pencak silat punya tanggung jawab bersama untuk mencegah dan meminimalisasi terjadinya potensi konflik, di tingkat akar rumput,” kata Kapolsek Bogorejo, AKP Budi Yuwono, seperti dirilis humas.polri.go.id.

AKP Budi Yuwono menjelaskan pihaknya terus mengimbau kepada warganya agar tidak mudah terprovokasi dengan adanya berita-berita hoax di medsos, terutama menjelang Pemilu 2024.

“Kita menyadari bahwa saat ini pengaruh media sosial cukup luar biasa mempengaruhi potensi gesekan. Hal-hal yang kecil kemudian ketika diterimanya berbeda ini kemudian berdampak situasi di lapangan,” lanjutnya.

Silaturahmi yang dilaksanakan bertujuan sangat penting untuk membangun sistem komunikasi yang baik ditingkat Polsek, kecamatan hingga desa.

Agar masing-masing perguruan pencak silat bisa menjaga kamtibmas dengan baik.

“Inilah yang kemudian menjadi daya cegah dan tangkal bagi masuknya upaya provokasi yang ingin kecamatan Bogorejo tidak kondusif,” tambah AKP Budi yang merupakan mantan Kasi Humas Polres Blora.

Ke depan menurut Kapolsek Bogorejo, intensitas kebersamaan dan silaturahmi antar perguruan silat harus terus dilakukan, hal ini dimaksudkan guna mencegah gesekan yang terjadi antar perguruan silat terutama potensi konflik diakar rumput tidak terjadi.

“Perlu intensitas pertemuan ditingkat akar rumput desa agar tetap kondusif, apalagi menjelang Pemilu 2024,” tandasnya. (HS-08)

Lebih dari 1.500 Anak di Ukraina Terbunuh atau Terluka akibat Serangan Rusia

Konser KIE 2023, Tiket Presale Pertama Dewa19 Ludes