HALO SURAKARTA – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta menurunkan 155 personel, untuk pengamanan kegiatan Bersepeda Tour de Borobudur, tanggal 05-06 Agustus 2023.
Peserta kegiatan dengan start dan finish di Mangkunegaran Surakarta itu, dilepas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, didampingi Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabumingraka.
Kabagops Polresta Surakarta, Kompol Sutoyo mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengatakan bahwa pengamanan kegiatan ini dilakukan untuk menjamin keamanan jalannya kegiatan.
Polres Surakarta, menyiapkan pengamanan, mulai dari lokasi start, penggal jalan yang dilalui, dan di lokasi finish.
“Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta Tour de Borobudur,” kata Kompol Sutoyo, seperti dirilis humas.polri.go.id.
“Selain itu pengamanan ini dilakukan untuk menjamin kelancaran dan keamanan kegiatan dan kita terapkan standar prosedur pengamanan,” ujarnya.
Kabagops berharap personel pengamanan di lapangan, dapat memahami tugas masing-masing dalam pengamanan acara tersebut, sehingga rangkaian kegiatannya berjalan sukses.
“Kami sangat mendukung acara ini untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di kota Solo,” kata dia.
Untuk diketahui, ajang sport tourism tahunan di Jawa Tengah, Tour de Borobudur kembali digelar.
Event olahraga bersepeda yang sangat ditunggu goweser se-Indonesia itu, resmi dimulai Sabtu (5/8/2023).
Ribuan goweser berpartisipasi pada acara itu. Mereka terbagi dalam dua kelompok, yakni kelompok elit dan kelompok hobi.
Untuk kelompok elit yang memulai start pada hari ini, diikuti 300 peserta.
Adapun kelompok hobi yang start pada Minggu, diikuti 1.200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Tour de Borobudur merupakan ajang sport tourism terkenal di Indonesia. Ajang balap sepeda menuju Candi Borobudur itu digelar setahun sekali dengan rute yang berbeda-beda. Setiap rute yang dilewati peserta, adalah tempat pariwisata terkenal di Jawa Tengah.
Untuk kali ini, peserta mengawali start di tempat wisata terkenal Solo, Pura Mangkunegaran.
Setelah itu, peserta akan diajak menikmati keindahan lereng Gunung Lawu, melintas di jembatan kaca Karanganyar, kebun teh Kemuning, Candi Cetho dan obyek wisata lainnya.
Menurut Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Tour de Borobudur merupakan salah satu sport tourism andalan Jateng, selain Borobudur Marathon.
“Dan ini event ke-23 dengan rute tiap tahun selalu berbeda-beda. Setiap jalur yang dilalui, peserta bisa menikmati suasana pariwisata yang bagus sekali,” kata Ganjar.
Suasana kampung, alam dan keindahan tempat sejarah selalu disajikan dalam event ini.
Ganjar berharap, event ini bisa mencetak banyak atlet sepeda sekaligus mengenalkan destinasi wisata Jawa Tengah ke seluruh pelosok negeri.
“Semoga olahraganya makin berprestasi dan wisatanya makin terkenal dan ramai,” kata dia. (HS-08)