HALO SEMARANG – Kepolisian saat ini telah mengantongi identitas pelaku penembakan terhadap seorang pria berinisial LI, di Manokwari, Papua Barat hingga tewas.
Pelaku yang sebelumnya dilaporkan orang tidak dikenal (OTK) itu berjumlah lima orang.
“Pelaku kurang lebih sebanyak 5 orang. Tapi tidak bisa saya sebutkan di sini karena masih dalam penyelidikan,” kata Kapolres Manokwari Selatan, AKBP Erliantoro, Sabtu (22/7/23), seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.
Kapolres mengungkapkan bahwa identitas dan foto para pelaku sudah dikantongi dan tengah dalam pengejaran.
“Saat ini untuk para pelaku sudah kami kantongi nama atau inisial, identitas bahkan foto mereka kami sudah ada hanya saja kami belum bisa ekspos,” kata dia.
Menurut dia, tim gabungan dari Polres Manokwari Selatan, Polresta Manokwari dan tim Jatanras Polda Papua Barat, melakukan pengejaran pelaku yang diduga masih di Manokwari.
Selain identitas pelaku, mobil yang digunakan pelaku juga telah diamankan di daerah Arfai, Kabupaten Manokwari.
“Informasi yang kami dapat dari keterangan saksi dengan ciri-ciri kendaraan tersebut, alhamdulillah kami sudah dapatkan mobil itu di daerah Arfai dan statusnya adalah mobil rental,” tambahnya.
Kapolres menyebut bahwa jasad korban saat ini tengah diautopsi di RS Bhayangkara untuk kepentingan penyelidikan. Polisi masih menunggu hasil autopsi.
Masalah proyektil (peluru) yang digunakan, kami masih sama-sama menunggu dari hasil autopsi yang dilakukan saat ini di Rumah Sakit Bhayangkara, untuk proyektil jenis apa dan sebagainya.
“Nanti kita lihat dari hasil autopsi apakah ini penembakan atau bukan, diduga penembakan. Kami bicara berdasarkan alat bukti dan saksi,” kata dia.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi menuturkan polisi masing mengusut kasus penembakan dengan korban pria berinisial LI, di Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat oleh orang tidak dikenal (OTK), usai pulang dari kebun.
Penembakan itu terjadi di Warbiadi, Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Jumat (21/7/2023) sekitar pukul 17.30 WIT.
Dia menjelaskan korban bersama istrinya saat itu baru saja pulang dari kebun. Dalam perjalanan, tiba-tiba korban ditembak oleh OTK dari dalam mobil, pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.
Sementara korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Aulia Oransbari guna mendapatkan penanganan medis, namun meninggal dalam perawatan.
“Korban dievakuasi, namun korban meninggal dunia di RS Aulia Oransbari. Sementara pelaku belum diketahui identitasnya masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya. (HS-08)