HALO SEMARANG – Ditreskrimsus Polda Jateng berhasil membongkar belasan tambang ilegal yang beraksi di sejumlah daerah Jawa Tengah. Dalam kasus ini, kepolisian mengamankan 14 orang.
Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio mengatakan, ada 11 tambang ilegal yang berhasil diungkap. Belasan kasus itu berada di Magelang, Rembang, Pati, Batang dan Karanganyar.
“Dari 11 kasus itu, dilakukan penangkapan terhadap 14 tersangka yang berperan sebagai pengelola bukan pekerja. Sebagai besar di wilayah tanah urug dan pasir,” ujar Kombes Dwi saat rilis kasus di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Kamis (13/4/2023).
Ia menjelaskan, penambangan ilegal yang baru ditindak yakni penambangan ilegal di Batang dan Rembang. Di Batang yang berlokasi di Babadan, Limpung ini pihaknya menetapkan dua tersangka berinisial MI dan K. Lokasi tersebut merupakan bekas tambang batu dengan luas kurang lebih 1 hektare.
“Di Limpung Batang tersangka K sebagai pemilik dan pengelola lokasi. Sedangkan MI adalah penambang di lapangan. Sudah beroperasi sejak Februari 2023 dan 2 April dilakukan penetapan tersangka,” bebernya.
Sedangkan di Rembang tepatnya di Mojosari, Sedan, Rembang terungkap pada (10/4/2023). Di Rembang merupakan lahan tanah merah yang diratakan dengan luasan kurang lebih 4000 m2.
“Saat ini polisi baru memeriksa 4 pekerja dan saksi dari instansi terkait. Empat pekerja itu adalah operator, pencatat dan sopir,” tuturnya.
Kombes Dwi mengaku, modus para tersangka dalam melakukan aksinya yakni kucing-kucingan dengan petugas polisi. Mereka bekerja jika tidak ada informasi akan ada razia kepolisian.
“Kalau hujan tidak beroperasi karena rata-rata tambang tanah urug. Kecuali di Magalenag adalah pasir,” pungkasnya.
Atas kasus itu, pihaknya memastikan akan bekerja sama dengan Dinas ESDM dan instansi terkait untuk membentuk tim dalam upaya pemulihan akibat kerusakan galian ilegal.
“Kerusakan menjadi perhatian kami dan akan bekerjasama dengan lingkungan hidup bagaimana untuk mengembalikan kondisi lingkungan seperti semula karena ini ilegal tidak punya manajemen bagus,” imbuhnya.(HS)