in

Polda Jateng Amankan 290 Preman Selama 9 Hari Operasi Aman Candi

Penanganan aksi premanisme yang dilakukan jajaran Polda Jateng.

HALO SEMARANG – Polda Jateng telah mengamankan ratusan preman selama sembilan hari Operasi Aman Candi 2025. Kegiatan yang dimulai sejak 12 Mei 2025 ini telah diungkap sebanyak 186 kasus dengan total 290 orang preman terdiri dari 268 laki-laki dan 22 perempuan.

Penanganan terbaru pada Selasa 20 Mei, Polda Jateng dan jajarannya berhasil mengungkap sebanyak 24 kasus premanisme. Dalam pengungkapan tersebut turut diamankan 46 orang pelaku yang terdiri dari 38 laki-laki dan 8 perempuan.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Artanto menjelaskan, kegiatan operasi yang menyasar pemberantasan aksi premanisme menunjukkan adanya penurunan signifikan pada jumlah gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa gangguan yang terjadi di Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 20 Mei 2025 sebanyak 146 kejadian, menurun 18,44 % dibandingkan 179 kejadian sehari sebelumnya.

“Selain itu, angka tindak kriminal juga turun sebanyak 11 kasus atau 8,46%,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Melalui kegiatan operasi dan kegiatan kepolisian lainnya yang digelar, pihaknya berkomitmen untuk tidak memberi ruang bagi aksi premanisme dan kejahatan lainnya demi menciptakan kondusifitas kamtibmas di tengah masyarakat.

“Melalui berbagai kegiatan dan penindakan yang digelar, kami akan terus berkomitmen untuk menindak tegas berbagai bentuk premanisme serta menjaga ketertiban demi kenyamanan masyarakat dan iklim investasi yang sehat,” tandasnya.

Operasi ini akan terus berlangsung selama bulan Mei 2025. Namun dirinya tidak menutup kemungkinan dapat diperpanjang hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Operasi ini akan terus digelar hingga situasi yang aman dan nyaman benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Jawa Tengah. Kami harap peran serta dari segenap lapisan masyarakat untuk turut menjaga kondusifitas wilayah dan segera melaporkan jika menemukan tindakan-tindakan yang terkait premanisme atau gangguan ketertiban lainnya,” imbuhnya.(HS)

Pria Diduga Debtcollector Diamuk Warga di Ngaliyan

85 PPKS di Kendal Terima Bantuan Atensi dari Kemensos