HALO JEPARA – Pj Bupati Jepara, H Edy Supriyanta mengajak masyarakatnya untuk menjaga agar situasi wilayah agar tetap adem ayem, terutama selama berlangsungnya proses tahapan Pemilu dan Pilkada 2024.
Ajakan itu diungkapkan oleh Pj Bupati Jepara, H Edy Supriyanta, di Ruang Peringgitan Pendapa RA Kartini Kabupaten Jepara, Kamis (30/11/2023) terkait berlangsungnya Pemilu 2024.
“Jepara adem ayem. Jadi suasana tetap tenang, harapannya kalau begini terus juga nyaman. Masyarakat juga melakukan aktivitas seperti biasa,” kata Pj Bupati, seperti dirilis jepara.go.id.
Dia menyebut, di Kabupaten Jepara akan ada 3.490 tempat pemungutan suara. Sedangkan total jumlah warga yang akan menggunakan haknya untuk memberikan suara, sesuai daftar pemilih tetap, sebanyak 914.996 jiwa.
Terkait tantangan yang dihadapi, Pj Bupati pun menyebut antara lain tentang kondisi geografis dan cuaca ekstrem di Karimunjawa.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jepara telah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara untuk mengawal logistik yang diperlukan.
“Secara umum tidak ada tantangan. Tapi di Jepara ini kita lihat ada satu pulau yaitu Karimunjawa. Ini posisinya juga harus diatur supaya pemilu di sana bisa berjalan lancar. Karena dalam waktu dekat menghadapi cuaca ekstrem, itu harus ditata betul semua unsur terkait. Jadi di Karimunjawa harus kita perhatikan,” terang H Edy.
Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, turut menjelaskan tugas kepolisian dalam mengamankan gelaran Pemilu 2024. Ia menuturkan beberapa strategi yang dilakukan Polri.
“Cooling system kaitannya dengan ajang pemilu jika ada potensi memanas, kita mendinginkan. Ada manajemen sosial, manajemen kemitraan menggandeng komunitas hobi, patroli pengamanan misalnya di gudang penyimpanan KPU,” jelas AKBP Wahyu.
Kepala Staf Kodim 0719/Jepara Mayor Arm Sarifudin Widianto memaparkan peran TNI dalam rangka cipta kondisi Pemilu 2024.
“Kita selalu bersinergi dengan pihak-pihak terkait. Walaupun aman kita jauh-jauh hari selalu antisipasi. Kita harus jamin bahwa wilayah itu aman,” ungkap Mayor Arm. Sarifudin.
Ketua KPU Jepara Ris Andy Kusuma juga memberikan keterangannya mengenai tahapan yang tengah dilalui dalam proses Pemilu 2024 yakni kampanye sejak 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Kaitannya dengan persiapan Pemilu 2024 khususnya di Karimunjawa, Ketua KPU Jepara juga menjamin kemanaan di pulau itu.
“Menjamin kemanan logistik tentu kita tidak bisa bekerja sendiri. Misalnya jika ada berbagai gangguan seperti hujan atau hewan. Kita lakukan penjagaan gudang KPU selama 24 jam. Kita berkoordinasi jika kondisi gelombang agar logistik sampai dengan aman di Karimunjawa,” jelas Andy. (HS-08)